I Juta Guru Honorer Akan Segera Diangkat Menjadi PPPK, Berikut Persyaratannya

Minggu, 31 Januari 2021 | 13:32 WITA
Penulis :
Gambar ilustrasi

JAKARTA, MELEKNEWS — Eks Honorer Kategori dua (HK2) saat ini bisa bernapas lega dengan adanya rencana pemerintah akan melakukan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Seleksi program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2021 ini rencana awalnya ditujukan untuk rekrutmen 1 juta guru di tahun.

Pemerintah akan membuka perekrutan pegawai lewat seleksi CPNS/PPPK 2021 pada tahun ini. (sscndata.bkn.go.id)
Khususnya bagi guru honorer.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyampaikan kalau yang bisa mendaftar pada perekrutan PPPK ini hanyalah mereka yang tercatat sebagai guru honorer dan juga terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Menurut, Nadiem kalau mereka yang lolos PPPK nantinya pendapatannya akan setara dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena juga akan menerima Remunerasi yang setara dengan PNS.

Hal ini dilakukan sesuai dengan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para guru di Tanah Air.

“Program pemerintah ini adalah salah satu cara dalam meningkatkan kesejahteraan dan kompotensi para guru di tanah air” ucapnya.

Dia juga menjelaskan kalau rekrutmen ini akan berjumlah 1 juta orang dan hanya guru honorer yang lulus seleksi bisa menjadi P3K.

Namun andaikan nantinya yang lolos seleksi PPPK itu cuma 200 ribu orang ataupun hanya 100 ribu orang saja maka hanya itu yang berhak menyandang sebagai guru pppk

“Kalau cuma 200.000 yang lulus atau. Bahkan kalau yang lulus cuma 100 ribu orang maka hanya itu yang akan diangkat menjadi PPPK,” kata Nadiem dalam acara Taklimat Media Awal Tahun 2021 secara daring, Selasa (5/1/2021

Sedangkan proses pendaftarannya lanjut, Nadiem, nantinya akan tetap dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara PPPK (SSCASN-P3K).

“Proses seleksi tetap dilakukan oleh BKN Sementara, penetapan kebutuhan dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB)” tuturnya.

Saat in rencana perekrutan PPPK 1 Juta Guru Tahun 2021 masih digodok oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), KemenPANRB, Kemendikbud, Kemenkeu dan Kemendagri.

Namun untuk proses seleksi tetap akan dilakukan oleh Kemdikbud tapi terkait penetapan kebutuhan dilakukan oleh KemenPANRB.

Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin, memberi arahan untuk mengatasi kekurangan guru dalam jumlah besar dengan tetap memperhatikan kualitas pendidik.

Tenaga guru merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang mendukung arah pembangunan nasional dan potensi daerah.

Pada akhir 2020, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) membuka kesempatan untuk pemerintah daerah yang akan mengajukan usulan tambahan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga guru pada 2021.

“Pengajuan usulan untuk formasi guru PPPK akan diperpanjang sampai dengan 31 Desember 2020 melalui aplikasi e-formasi Kementerian PANRB,” ujar Plt. Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjinarko dikutip dari menpan.go.id.

Berdasarkan data terakhir, ada 174.077 formasi guru PPPK yang telah diusulkan oleh 32 provinsi, 370 kabupaten, dan 89 kota.

Pemerintah pusat mendorong pemda untuk memaksimalkan usulan formasi untuk Guru PPPK berdasarkan kebutuhan masing-masing daerah.

Teguh Widjinarko menjelaskan, dengan jalur PPPK, persyaratan usia pelamar mulai dari 20 tahun hingga satu tahun sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang dilamar.

Untuk jabatan guru, usia akhir adalah 59 tahun.(Kayla).