Di Jeneponto, Tiga Rumah Hangus Terbakar, Satu Gadis Tewas Terpanggang



Kepala Desa Tarowang, Saharuddin Dg Sila bersama Babinsa, Babin Kamtibmas dan beberapa personel Polres Jeneponto saat berada di TKP Kebakaran, Sabtu (14/1/2023).
Kepala Desa Tarowang, Saharuddin Dg Sila bersama Babinsa, Babin Kamtibmas dan beberapa personel Polres Jeneponto saat berada di TKP Kebakaran, Sabtu (14/1/2023).

Menurut informasi yang diperoleh Kades, Hendriani menderita penyakit epilepsi. Kuat dugaan, kata Kades, kemungkinan penyakitnya kambuh pada saat rumahnya terbakar sehingga korban tidak dapat menyelamatkan diri.

Dikemukakan Kades, saat ini TKP sudah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan guna mencari tahu penyebab kebakaran. “Petugas dari Polres Jeneponto tiba dan melakukan olah TKP. Selanjutnya, TKP dipasangi garis polisi”, terangnya.

Camat Tarowang, Muhammad Taufik Mallaloang, menyatakan prihatin atas tragedi kebakaran yang menimpa tiga kepala keluarga tersebut.

Warga sekitar berdatangan di lokasi kebakaran, Sabtu (14/1/2023)
Warga sekitar berdatangan di lokasi kebakaran, Sabtu (14/1/2023)

Camat segera mengkoordinasikan kepada instansi terkait untuk mencari tahu penyebab kebakaran. Selain itu, dia juga mengharapkan empati dan simpati dari semua pihak agar dapat membantu meringankan beban korban kebakaran.

Ditambahkan Kades, tiga rumah yang terbakar itu masing-masing milik H Tabaris Dg Situju (54), rumahnya rata dengan tanah, kerugian ditaksir Rp 250 juta. Amri (31), kerusakan plafon, dinding dan AC dengan kerugian ditaksir Rp 25 juta. Agus Salim (54), dinding dan plafon rumahnya terbakar dengan taksiran kerugian Rp 75. juta.