Gempa Bumi Mamuju Hentikan Pelarian Koruptor

Sabtu, 30 Januari 2021 | 9:21 WITA
Penulis :
Mubassir ditangkap ditenda pengungsi gempa bumi Mamuju, Sulbar
Mubassir ditangkap ditenda pengungsi gempa bumi Mamuju, Sulbar.

MAMUJU, MELEKNEWS — Pelarian koruptor bernama Mubassir, terpidana kasus korupsi pengadaan partisi dan penataan ruang kantor Pajak Pratama Kota Parepare tahun anggaran 2007, berakhir di tenda pengungsian korban gempa bumi Mamuju, Sulbar, Kamis (28/1/2021).

Mubassir diringkus oleh Tim Tangkap Buron atau Tabur Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat bersama Kejaksaan Negeri Mamuju dan Tim dari Kejaksaan Negeri Parepare.

Setelah divonis pada tahun 2012, Mubassir menghilang dan dinyatakan DPO oleh Kejari Parepare, Sulawesi Selatan. Tim Kejari Parepare kesulitan melacak keberadaan buronannya karena selalu berpindah-pindah.

Mubassir ditangkap ditenda pengungsi gempa bumi Mamuju, Sulbar
Mubassir ditangkap ditenda pengungsi gempa bumi Mamuju, Sulbar.

Mubassir mengaku, ketika vonis terbukti bersalah dijatuhkan atas dirinya, dia kabur dan bersembunyi di beberapa daerah. Diantaranya, Kendari Sulawesi Tenggara, kemudian Palu Sulawesi Tengah.

Terpidana Mubassir mengatakan, dia berpindah ke Mamuju setelah Palu diguncang gempa dan tsunami pada 28 September 2018 lalu. Mungkin dia memilih Mamuju karena berbatasan langsung dengan Palu.

Namun nahas baginya, bermaksud menghindar dari gempa Palu tapi terjebak di gempa Mamuju. Mubassir pasrah ketika tim dari kejaksaan dipimpin Plt Kajari Kota Parepare, Primabudi, menangkapnya di tenda pengungsian, Jalan Abdul Syukur, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulbar.