Juli Rencana Sekolah Dibuka, Ribuan Guru Divaksin

Senin, 12 April 2021 | 19:13 WITA
Penulis :
Didampingi Kadis Dikbud dan Kadis Kesehatan, Sekkab Bantaeng, Abdul Wahab, divaksin Covid-19 disela-sela Vaksinasi ribuan guru, Senin (12/4/2021). (Dok. Humas Bantaeng)
Didampingi Kadis Dikbud dan Kadis Kesehatan, Sekkab Bantaeng, Abdul Wahab, divaksin Covid-19 disela-sela Vaksinasi ribuan guru, Senin (12/4/2021). (Dok. Humas Bantaeng)

BANTAENG, MELEKNEWS — Memasuki minggu kedua April 2021, Dinas Kesehatan Bantaeng mulai menyasar tenaga pendidik untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Jumlah tenaga pendidik yang menjadi sasaran vaksinasi kali ini sejumlah 4.095 orang.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Haris, mengungkapkan, jumlah guru lingkup Dikbud lebih 4.000 orang. “Harapan kami guru-guru lebih 4000 orang sudah tervaksin sebelum masuk sekolah yang rencana akan dibuka awal tahun ajaran baru di bulan Juli 2021″, ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab, memantau hari pertama pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga pendidik se-Kabupaten Bantaeng. Wahab menyampaikan dukungannya dan memberikan imbauan bahwa meskipun Bantaeng sudah masuk dalam zona risiko rendah, namun kita harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

“Bantaeng sudah masuk dalam Zona Kuning, namun kita harus selalu mengawasi protokol kesehatan, sudah vaksin bukan berarti kita tidak terkena lagi”, katanya, Senin (12/4/2021).

Vaksinasi terhadap tenaga pendidik ini adalah bentuk kesiapan untuk menghadapi pembukaan sekolah di tahun ajaran baru pada bulan Juli 2021, tambahnya.

Untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga pendidik di Kabupaten Bantaeng, Dinas Kesehatan Bantaeng siap mengawal dengan kesediaan vaksin yang cukup.

Kesiapan ini disampaikan oleh Andi Ihsan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng. “Alhamdulillah telah tiba 460 vial vaksin (4600 dosis) untuk keperluan vaksinasi dosis I bagi tenaga pendidik se-kabupaten Bantaeng. Hari ini kita laksanakan vaksinasi secara massal diberbagai tempat diantaranya SMA 4 Bantaeng, SD 25 Panaikang, dan berbagai tempat yang tersebar di 8 kecamatan,” jelas Ihsan.

Ditambahkan Ihsan, bila kondisi persebaran kasus COVID-19 terkendali, maka bulan Juli nantinya, pembelajaran tatap muka direncanakan akan dibuka.