Kebijakan Baru Arab Saudi Menguntungkan Calon Jema’ah Haji

Minggu, 6 Maret 2022 | 14:37 WITA
Penulis :
Gambar ilustrasi jema'ah Haji

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

MELEKNEWS — Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akhirnya mencabut pembatasan sosial termasuk memperlonggar protokol kesehatan yang dimana masyarakat tidak perlu lagi menjaga jarak dan memakai masker di tempat terbuka.

Namun aturan tersebut tidak berlaku ketika berada dalam ruangan karena tetap diharuskan menggunakan masker.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, Sabtu (5/3/2022), dikutip dari Anadolu Agency.

Para jema’ah pun tidak perlu lagi menjaga jarak di dalam masjid, termasuk saat beribadah di tempat-tempat suci Makkah dan Madinah.

Bahkan pada tamu tidak lagi diwajibkan untuk menjalani karantina saat masuk negaranya, termasuk para pelancong tak perlu lagi memberikan tes PCR Covid-19 pada saat kedatangan UU

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Zaky Zakaria. Dia menyebut kalau aturan pencabutan pembatas Covid-19 ini tertuang pada surat edaran General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi.

Menurut Zaky, kebijakan ini juga memberi angin segar kepada calon jemaah haji dan umrah yang dimana berarti tahun ini ibadah haji pasti akan digelar.

Walaupun demikian kuota Internasional jema’ah Haji untuk Indonesia masih dibatasi

“Haji akan dibuka, cuma masalah skema aja, bisa kapasitas 20, 40 atau 60 persen dari jumlah kuota normal dari jamaah haji internasional,” jelasnya.

Usai kebijakan Arab Saudi itu dikeluarkan, Zaky mengatakan aturan ibadah haji kemungkinan besar akan segera diumumkan.

“InsyaAllah tidak lama lagi mungkin diumumkan,” jelas dia.

Adapun rincian kebijakan baru Arab Saudi terkait pandemi Covid-19 dalam surat edaran GACA, sebagai berikut:

1. Shaf salat kembali rapat tanpa jarak di semua masjid di Arab Saudi, termasuk Masjidil Haram dan Nabawi.

2. Tidak perlu menjaga jarak atau social distancing di tempat umum.

3. Tidak diwajibkan memakai masker di tempat terbuka.

4. Tidak diwajibkan PCR dan antigen ketika datang ke Arab Saudi.

5. Adanya asuransi yang mengcover Covid-19 selama berada di Arab Saudi untuk berjaga-jaga dalam pembiayaan jika terkena virus corona

6. Karantina dihapuskan bagi orang-orang yang datang ke Arab Saudi.

7. Penerbangan wajib mengembalikan biaya karantina pada pendatang yang sudah mambayar