Selama januari 2021, 197 Bencana Telah Melanda Indonesia

Selasa, 26 Januari 2021 | 9:24 WITA
Penulis :
Gambar prakiraan cuaca di Indonesia

JAKARTA, MELEK NEWS — Memasuki awal tahun 2021 sejumlah bencana telah melanda wilayah Indonesia

Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pertanggal 1 hingga 23 Januari 2021 sudah ada sebanyak 197 bencana yang telah terjadi.

Bencana tersebut mayoritas merupakan bencana hidrometeorologi atau bencana yang terjadi sebagai dampak dari fenomena meteorologi/alam, Seperti yang dilansir Antara, Minggu (24/1/2021).

Dari 197 bencana tersebut banjir mendominasi bencana tersebut yakni sebanyak 134 kejadian, disusul tanah longsor 31 kejadian, dan puting beliung sebanyak 24 kejadian sedangkan untuk korban jiwa akibat dampak yang ditimbulkan bencana tersebut sudah sebanyak 184 orang yang telah dinyatakan meninggal dunia.

Selain itu dampak dari bencana tersebut juga menyebabkan masyarakat Indonesia mengalami luka-luka lebih dari 2.700 orang, sedangkan yng dinyatakan hilang sebanyak sembilan orang, dan mereka yang menderita dan mengungsi mencapai 1,9 juta orang.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Januari 2020, BNPB mencatat ada 297 bencana saat itu, termasuk yang menjadi sorotan yakni banjir di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Namun di sisi lain, bencana awal tahun ini lebih banyak merenggut nyawa dibandingkan sejumlah bencana di Januari 2020 yang menewaskan 91 orang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan skenario terburuk di mana fenomena iklim terjadi bersamaan saat ini sedang berlangsung dan juga bersamaan dengan puncak musim hujan.

Kondisi ini dapat berdampak pada cuaca di wilayah Indonesia sehingga perlu diwaspadai peningkatan potensi bencana hidrometeorologi.

“Sejak Oktober 2020 BMKG memberikan peringatan dini potensi terjadinya kondisi ekstrem terkait cuaca akibat adanya berbagai fenomena yang dikhawatirkan akan terjadi bersamaan dengan musim hujan,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

BMKG memprakirakan sejumlah daerah perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem dan adanya potensi banjir dalam beberapa hari ke depan.

Hujan ekstrem tersebut sangat berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor yang dapat membahayakan bagi publik, serta hujan lebat disertai kilat/petir dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran dan penerbangan.(SHKM).