Bupati Bantaeng Rencana Bangun Wisma Atlet di Seruni Sport Tourism

Jumat, 22 Januari 2021 | 11:34 WITA
Penulis :

BANTAENG, meleknews — Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, tidak menyurutkan derap langkah Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, untuk membangun daerahnya.

Memasuki tahun ketiga kepemimpinannya (2008 – 2021), tiga spot atau fokus utama yang menjadi prioritas. Ketiganya adalah, Pantai Marina yang terletak di Desa Baruga, Kecamatan Pa’jukukang (berbatasan dengan Kabupaten Bulukumba). Dua lainnya berada di kawasan Pantai Seruni, Kelurahan Tappanjeng, Kecamatan Bantaeng.

Ir. Andi Sjafaruddin Magau

Salah satu spot di Pantai Seruni, yaitu pembangunan wisma atlet. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bantaeng, Andi Sjafaruddin Magau, kepada Melek News, Kamis (21 Januari 2021). Kata dia, wisma ini direncanakan berlantai delapan, memiliki fasilitas 114 kamar tidur dan ruang meeting.

Lokasi pembangunannya berada di area Seruni Sport Turism (SST) dengan luas lahan lebih 2 hektar. Dijelaskan Kadis, SST ini merupakan area olahraga dan tempat rekreasi.

Direncanakan ada beberapa fasilitas lainnya yang akan dibangun selain wisma atlet. Yaitu bangunan indoor untuk atlet karate, silat, tinju, takrow. Bangunan outdoor berupa danau buatan didesain untuk olahraga papan selancar dan jogging track.

Kadis menggambarkan, kalau pembangunan SST sudah rampung, area ini akan beruwujud binatang khas Sulawesi, yakni, Anoa, jika dilihat dari udara. “Kalau pembangunannya rampung, maka akan tampak sosok binatang khas Sulawesi dilihat dari udara”, terangnya.

Pantai Seruni Bantaeng, Sulawesi Selatan

Menurut Kadis, pembangunan tahap pertama meliputi pembentukan site plan atau pembentukan area mencakup beberapa bangunan indoor. “Pembangunannya dilaksanakan secara bertahap. Untuk tahap pertama pembentukan site plan dan beberapa bangunan indoor”, jelasnya.

Mengenai anggaran yang akan digunakan, Kadis mengaku, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belajan Daerah (APBD) Kabupaten Bantaeng tahun 2021 dan bantuan lainnya. Estimasi anggaran tahap pertama sebesar Rp 20 Miliar dari rancangan anggaran Rp 50 Miliar.

Ditambahkan Kadis, kalau wisma atlet baru pada tahap prarencana. Artinya, belum terbit Detail Engineering Design (DED). “Belum ada DID-nya. Baru dalam tahap prarencana”, pungkasnya.