BANTAENG, MELEKNEWS — Lurah Banyorang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Abdul Mannan, menggagas akses jalan menuju TPU (Tempat Pemakaman Umum).
Menurutnya, lokasi TPU yang berjarak cukup jauh dari pemukiman warga, yakni hampir satu kilometer, tidak ada akses jalannya.
Padahal, kata dia, TPU tersebut sudah difungsikan warga sejak 11 tahun lalu. “Sudah 11 tahun difungsikan, tapi tidak ada akses jalan khusus ke TPU”, katanya, Sabtu (11/2/2023).
Dikemukakan Lurah, kalau ada warga yang meninggal, jenazahnya digotong melewati sela-sela pohon cengkeh dan coklat. Jika musim hujan, kondisi tanah sangat licin.
Karena tidak ada anggaran dari pemerintah untuk pembuatan jalan dan pembebasan lahan, dia kemudian melakukan pendekatan kekeluargaan.
Suatu ketika, kata Lurah, dia menyampaikan perihal ini di hadapan jamaah Masjid Raya Banyorang.
Mannan tak menyangka kalau gagasannya merintis jalan ke TPU ini, disambut antusias oleh semua jamaah masjid.
“Saya sangat terharu sampai-sampai tidak terasa butir-butir air mata berjatuhan membasahi kedua lembah pipi saya”, ucapnya lirih.
Betapa tidak. Kata dia, seluruh jamaah yang hadir di masjid saat itu serentak dan kompak menyatakan dukungannya.
Jamaah masjid yang punya lahan di jalur menuju TPU tersebut, lanjut Mannan, menyerahkan lahannya secara sukarela.


