BANTAENG, MELEKNEWS.ID — Penjabat (Pj) Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, menerima kunjungan pimpinan Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (5/10). Pertemuan ini membahas kerja sama strategis terkait rencana pembangunan kampus baru UMI di Kabupaten Bantaeng.
Dalam kunjungan tersebut, Andi Abubakar bersama Plt Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramli meninjau langsung lokasi kampus yang akan dibangun di Desa Nipa Nipa, Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng.
Pembangunan kampus ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan tinggi di wilayah tersebut. Dengan adanya kampus UMI di Bantaeng, warga sekitar, termasuk dari Bulukumba, Sinjai Selatan, Selayar, dan Jeneponto, akan lebih mudah mendapatkan layanan pendidikan tinggi berkualitas.
Prof. Hambali Thalib menyebutkan bahwa kehadiran kampus UMI di Bantaeng merupakan upaya untuk mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat.
“Dengan adanya kampus ini, calon mahasiswa tidak perlu lagi pergi jauh ke Makassar. Kami juga sudah mempersiapkan lima program studi awal, yaitu Kepariwisataan, Kelautan, Hukum, Bisnis, dan Digital, yang akan dikembangkan ke depannya,” kata Prof. Hambali.
Andi Abubakar menyambut baik langkah yang diambil oleh UMI dalam membangun kampus baru di Bantaeng. Ia menilai keberadaan perguruan tinggi di daerah akan memberikan dampak signifikan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Andi Abubakar, keberadaan kampus UMI di Bantaeng juga akan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi daerah, karena akan mendorong pertumbuhan sektor jasa, perdagangan, dan lapangan kerja baru.
“Saya berharap Bantaeng bisa mengikuti jejak Makassar dalam hal pengembangan pendidikan dan ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof. Mansyur Ramli, mengungkapkan bahwa pembangunan kampus ini merupakan komitmen UMI untuk berkontribusi pada kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan.
“Kami ingin membangun kampus yang tidak hanya memberikan pendidikan, tapi juga membawa manfaat bagi perekonomian masyarakat sekitar,” jelas Prof. Mansyur.
Rencana ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam meningkatkan akses pendidikan di wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan.
Hal ini sekaligus menjadi bentuk komitmen UMI dalam memperluas jangkauan pendidikan tinggi di berbagai daerah.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Bantaeng dapat menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi yang berkembang di Sulawesi Selatan, memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda di wilayah selatan provinsi ini untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.







