Terkait Pasar Malam di Bantaeng P3MI Lakukan Evaluasi, Pintu Masuk Diperketat

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:45 WITA
Penulis :
Penjagaan ketat di pintu masuk pasar malam

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

BANTAENG, MELEKNEWS — Memasuki malam ketiga pelaksanaan Pasar Malam di Bantaeng Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perkumpulan Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI) Sulawesi Selatan melakukan evaluasi mengingat pasar malam ini dlakukan dimasa Pandemi Covid-19.

Evaluasi ini termasuk jalur keluar masuk pengunjung dan memaksimalkan penjagaan mengingat malam pertama terjadi kesemrawutan kendaraan dan melonjaknya pengunjung karena bertepatan malam Minggu.


Ketua DPD P3MI Sul-sel, Muhammad Yasin mengatakan kalau pihaknya telah nelakukan koordinasi dengan dinas perhubungan Bantaeng untuk penambahan personil dalam mengatur arus lalulintas dan tempat parkir kendaraan.

Dia juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak dinas kesehatan.

“Kita perketat pintu masuk, dimana pengunjung harus dapat menunjukkan kartu Vaksin, hal ini juga menjadi kesepakatan dengan pihak pemerintah kabupaten Bantaeng”, Kata Muhammad Yasin

Yasin menjelaskan kalau khusus pedagang yang mendaftar diharuskan memiliki kartu Vaksin dan diminta untuk tidak melayani pembeli jika tidak memakai masker.

Selain itu pihaknya juga terus mendengungkan anjuran protokol kesehatan lewat pengeras suara.

Dia juga menjelaskan terkait sewa lapak senilai Rp 800 ribu yang banyak dipertanyakan khalayak ramai.

“Untuk sewa lapak tersebut itu sudah Termasuk sewa penerangan lapak, petugas kebersihan dan biaya konsumsi untuk pihak pemerintah, TNI-Polri maupun masyarakat yang ikut dilibatkan dalam panitia pasar malam “, Urainya.

Lebih lanjut Yasin menjelaskan kalau biaya lapak senilai 800 ribu selama 34 hari itu terhitung sekitar 25 ribu perhari, diluar dari biaya sewa lapangan yang digunakan ini.

Sementara itu salah satu pedagang berinisial RN (45) menyampaikan kalau dirinya menganggap biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan lapak di Pasar malam

Sambil memperlihatkan kwitansi pembayaran yang berniat 800 ribu rupiah, Dia juga menjelaskan kesenangannya dengan adanya pasar malam ini.

“Betul pak kita dikenakan biaya lapak 800 ribu, kita tinggal menjual selama 1 bulan tidak ada lagi kita tahu tinggal menjual pak, saya rasa ringan saja pak, lebih banyak ongkos kalau saya keliling ke pasar pasar”, Katanya.

Diketahui bahwa Untuk semua pengunjung pasar malam diwajibkan mamakai masker termasuk anak-anak, selain itu pada pintu masuk juga terdapat Posko vaksinasi dari dinas kesehatan kabupaten Bantaeng.