Rumah Tangga di Bantaeng Kota Produksi 23 Ton Sampah Perhari

Rabu, 10 Maret 2021 | 16:40 WITA
Penulis :
Plt Kadis Lingkungan Hidup Bantaeng, Muh. Nasir Awing
Plt Kadis Lingkungan Hidup Bantaeng, Muh. Nasir Awing

BANTAENG, MELEKNEWS — Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bantaeng, Muh Nasir Awing, Rabu (10/3), mengatakan, volume sampah rumah tangga di wilayah kota Bantaeng dan sekitarnya, meningkat dari tahun ke tahun.

Sebagai akibatnya, kata Kadis, berujung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Salluang, Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu. “Kalau dilihat kondisi saat ini dibandingkan dengan luas area TPA, maka tidak sampai 2 tahun dari sekarang sudah tidak bisa lagi menampung sampah”, ucapnya.

Diungkapkan Nasir, produksi sampah rumah tangga di dalam kota Bantaeng dan sekitarnya, mencapai antara 21 – 23 ton perhari. “Sampah rutin atau sampah dari rumah tangga warga, tercatat antara 21 – 23 ton perhari”, ungkapnya.

Selain sampah rutin, lanjut Nasir, juga ada sampah tambahan dari pemangkasan ranting dan tangkai pohon di pinggir jalan. “Pemangkasan pohon secara massif, juga menambah volume sampah dan volume kerja petugas kebersihan”, paparnya.

Nasir menjelaskan, mengenai wikayah kerja petugas kebersihan diatur dalam Perda Nomor 8 tahun 2011 tentang retribusi jasa layanan umum dan Peraturan Bupati Bantaeng tentang opersional kebersihan.

Menurutnya, berdasarkan regulasi yang ada, cakupan wilayah kerja petugas kebersihan terbagi dua. Untuk sebelah barat kota hanya sampai di batas kota lama, perbatasan Kelurahan Bonto Sunggu dengan Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu.