Azikin Solthan Bangun Kekuatan SDM Pertanian Melalui Petani Millenial Bantaeng

Jumat, 26 Februari 2021 | 11:50 WITA
Penulis :

BANTAENG, MELEKNEWS — Anggota Komisi IV DPR RI dari fraksi Gerindra, Azikin Solthan kembali melakukan kunjungan kerja yang dipusatkan di kantor kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Kamis (25/2/2021).

Dalam kunjungan kerja kali ini Direktur Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan), DR Syaifuddin turut hadir

Kehadiran Direktur Polbangtan, DR Syaifuddin disamping saat ini sedang melaksanakan, pelatihan pertanian dengan menyasar petani millenial sekaligus mendampingi Azikin Solthan.

Pelatihan milenial ini dilaksanakan di dua Kecamatan di Kabupaten Bantaeng yakni, Kecamatan Uluere dan Kecamatan Sinoa yang dimana dalam pelatihan ini para petani diberikan pengetahuan terkait pertanian millenial demi meningkatkan produksi pertanian di Bantaeng.

“Mereka nantinya akan dilatih dengan berbagai tenaga pengajar handal, tentang bagaimana bertani dengan teknologi dan bagaimana mengatasi kebutuhan pupuk,” jelas dia.

Dia memberikan apresiasi kepada Anggota Komisi IV DPR RI, Azikin Solthan. Menurutnya, kegaitan ini mendapatkan anggaran dana dari Kementerian Pertanian melalui perjuangan Azikin Solthan.

“Sejak saya bertugas di pertanian dari 1992 sampai sekarang, baru kali ini ada kegiatan pelatihan yang melibatkan kerja sama komisi IV dengan Kementerian Pertanian,” jelas dia.

Dia menambahkan, kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kapasitas penyuluh dan petani. Tujuannya agar petani dapat menerapkan teknologi pertanian demi meningkatkan produksi pertanian di Bantaeng.

Anggota DPR RI, Azikin Solthan mengatakan, membangun kekuatan SDM pertanian adalah kebutuhan di semua daerah, termasuk di Bantaeng. Dia mengatakan, daerah ini menjadi sebuah daerah pertama yang tersentuh program ini di banding daerah lain. Oleh karena itu, dia berharap petani di Bantaeng bisa memanfaatkan kesemapatan ini sebaik mungkin.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini berkisah saat dia memberikan intervensi untuk peningkatan SDM petani kentang di Ulu Ere. Kala itu, dia membiayai studi banding sejumlah petani dari Bantaeng ke Jawa untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Setelah belajar di Jawa, petani kita bisa memproduksi kentang lebih banyak dan lebih besar. Intinya adalah SDM petani kita memang harus terus dikembangkan,” jelas dia.

Dia juga mengakui, peningkatan SDM petani adalah hal mutlak yang dilakukan daerah. Tujuan utama dari peningkatan SDM ini adalah membangun kekuatan petani untuk mendorong terciptanya peningkatan produksi pertanian.

“Kita bersyukur, Bantaeng ini salah satu daerah yang meningkat produksi pertaniannya meski berada di masa pandemi Covid-19. Ini adalah sebuah prestasi luar biasa, meski demikian, saya yakin setelah pelatihan ini, produksi pertanian Bantaeng terus meningkat,” jeals dia.(*)