Pendaftaran PPPK 2021, Guru TK Tidak Terakomodir, Ini Alasan Pemerintah

Kamis, 4 Februari 2021 | 22:20 WITA
Penulis :
Gambar ilustrasi

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

BANTAENG, MELEKNEWS — Perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) semakin dekat, para eks Honorer Kategori 2 diminta untuk persiapkan diri.

Namun sangat disayangkan, pada perekrutan PPPK yang direncanakan 2021 ini tidak mengakomodir guru dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK)

EKs HK2 untuk guru TK harus lebih bersabar lagi terkait keputusan tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bantaeng, Muhammad Haris, menurutnya tidak diakomodirnya guru-guru TK ini kedalam perekrutan PPPK karena Pemerintah pusat menganggap kuota guru TK sudah mencukupi.

“Untuk tahun ini tidak ada perekrutan PPPK untuk guru TK karena pusat menganggap guru TK itu sudah mencukupi kuota jika di hitung skala nasional” ucapnya saat ditemui di ruangannya Kamis (4/2/2021).

Menurutnya Pemerintah pusat menganggap kuota guru TK itu sudah mencukupi jika dihitung dari jumlah sekolah Negeri yang ada dengan jumlah ASN guru TK.

“Jadi mereka berhitung rasio jumlah guru PNS di TK yang saat ini ada dengan jumlah sekolah TK negeri yang ada” tutur Haris.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bantaeng, Muslimin

Dia menjelaskan, kalau pihak Dikbud Kabupaten Bantaeng mengambil langkah dengan mengerikan sebanyak mungkin sekolah TK yang saat ini masih berstatus sekolah swasta.

” Karena ukuran atau yang dihitung oleh pemerintah pusat hanya sekolah negeri
Untuk itu Dikbud Bantaeng berencana akan mengerikan sejumlah sekolah swasta” jelasnya.

Upaya pengurusan sekolah swasta menjadi Negeri itu akan dilakukan mulai tahun 2021 ini, tujuannya agar di tahun mendatang 2022 nanti guru TK sudah bisa diakomodir di perekrutan PPPK.

“Semoga saja dengan jalan ini guru yang mengajar di TK nantinya sudah bisa mendaftar di PPPK” ungkapnya.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Anaka Usia Dini (PFTK PAUD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng,Hj. Sri Wahyuni Gani menyampaikan kalau saat ini di Kabupaten Bantaeng ada 153 sekolah TKPAUD.

 

“Saat ini kita memiliki sekolah TKPAUD sebanyak 153 sekolah swasta dan negeri yang tersebar dalam wilayah Kabupaten Bantaeng” paparnya.

Dirinya memaparkan kalau dari 153 sekolah TK yang di Kabupaten Bantaeng hanya 9 yang saat ini berstatus sebagai sekolah negeri.

“Dari sekian banyak sekolah TK di Bantaeng itu hanya 9 yang berstatus sebagai sekolah negeri” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan kalau untuk tahun 2021 ini pihaknya memprogramkan akan mengerikan sebanyak mungkin sekolah TK swasta.

Hal ini dilakukan agar nantinya rasio perbandingan antara guru dan sekolah negeri tidak seimbang yang dimana tujuannya agar para guru HK2 yang sudah lama mengabdi bisa diakomodir di Program pemerintah lewat PPPK.

“Karena banyaknya sekolah swasta sedangkan pemerintah pusat hajya berhitung jumlah guru di sekolah negeri maka kami mengambil langkah menegrikan sekolah swasta ” jelasnya

sedangkan menurutnya Rasio perbandingan guru dengan murid TK itu 15 berbanding satu dan untuk jumlah total guru disetiap sekolah itu tergantung dari banyaknya ruang belajar atau kelas yang ada.

“Rasio perbandingan guru dan siswa itu satu berbanding 15 murid dan ini berlaku untuk sekolah swasta dan negeri” paparnya.

Untuk pengurusan sekolah swasta menjadi negri itu dirinya mengakui memang ribet dan butuh proses yang panjang.

Namun walaupun demikian demi kepentingan dan untuk kesejahteraan para guru di TK maka dirinya tetap akan berusaha semaksimal mungkin agar tahun 2021 itu nanti sudah banyak sekolah TK yang berubah status menjadi negri.

Dia berharap nantinya dengan adanya perubahan status dari swasta menjadi negri ini maka akan banyak pula tenaga honorer guru TK yang bisa terakomodir di PPPK tahun 2021 nantinya.

“Semoga langkah ini bisa membantu guru honorer di TK hingga bisa menjadi PPPK” harapnya.

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantaeng, Muslimin mengatakan kalau ada sebanyak 492 orang honorer di kabupaten Bantaeng rencananya akan diangkat menjadi Pegawai pemerintah dengan perjanjian Kontrak (PPPK).

Dia juga menyampaikan kalau pengangkatan PPPK ini untuk dua formasi yakni jurusan Guru dan tenaga kesehatan.

“492 orang honorer ini hanya untuk dua formasi jurusan saja yakni hanya untuk guru dan tenaga kesehatan” ucapnya Selasa (5/1/2021) lalu.

Menurutnya untuk formasi jurusan lainnya sampai saat ini belum ada informasi dari pihak pemerintah pusat.

” Untuk penerimaan PPPK jurusan lainnya belum ada informasi dari pemerintah pusat” tuturnya.

Kepala Dinas Pendikbud Bantaeng, Muhammad Haris

Kuota Penerimaan PPPK untuk kabupaten Bantaeng ini akan dilaksanakan selama beberapa tahun berturut-turut mulai dari tahu 2021 sampai tahu 2023.

” Jadi 492 orang honorer ini proses penerimaannya nanti tidak dilakukan hanya untuk tahun ini saja akan tetapi sampai tahun 2023″ jelasnya.

Menurut, Muslimin untuk penerimaan PPPK khusus untuk formasi guru itu persyaratannya yang pertama sekali itu harus Honorer dan selanjutnya terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Khusus untuk jurusan guru persyaratannya selain sudah menjadi honorer juga harus terdaftar di Dapodik” jelasnya.

Untuk proses perekrutannya, Muslimin menjelaskan kalau prosesnya itu sama dengan perekrutan CPNS pada umumnya.

“Jadi proses perekrutannya itu juga akan melalui Passing Grade seperti proses seleksi CPNS” Jelasnya. (Saharuddin Ansar)