Gus Nur Ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Terjerat UU ITE

Minggu, 25 Oktober 2020 | 17:42 WITA
Penulis :
Penceramah Gus Nur telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan ujaran kebencian dan penghinaan. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)

Jakarta – Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur kini menjalani penahanan untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memutuskan menahan Gus Nur karena diduga menghina Nahdlatul Ulama (NU).

Penahanan tersebut dilakukan setelah Gus Nur ditetapkan sebagai tersangka. “Iya, sudah ditahan,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, Minggu (25/10/2020).

Argo menuturkan, Bareskrim Polri telah menetapkan Gus Nur sebagai tersangka pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena diduga menghina Nahdlatul Ulama (NU). “Sudah ditahan di Bareskrim, disangkakan melanggar UU ITE,” kata Argo.

Gus Nur disangkakan melanggar Pasal 27 ayat 3 Undang-undang ITE Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE, ancaman 4 tahun dan 6 tahun penjara.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur di Malang, Jawa Timur pada Sabtu (24/10) pukul 00.18 WIB dini hari. Kabar penangkapan tersebut dibenarkan oleh Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setyono.

“Iya dini hari tadi, Sabtu 24 Oktober 2020,” kata Awi dikonfirmasi, Sabtu (24/10).

Gus Nur ditangkap di rumahnya yang berlokasi di Sawojajar, Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur. Penangkapan terhadapnya, setelah Nahdlatul Ulama (NU) melaporkan dirinya lantaran dianggap menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan, dan bermuatan SARA serta penghinaan.

“(Ditangkap) di rumahnya Sawojajar, Kecamatan Pakis, Malang,” ujar Awi.

Ketua Pengurus NU Cabang Cirebon Azis Hakim melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri dengan nomor laporan LP/B/0596/X/2020/BARESKRIM. Gus Nur dilaporkan atas dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian terhadap NU melalui media elektronik dalam akun Youtube MUNJIAT Channel.

Selain Ketua Pengurus NU Cabang Cirebon, PP Gerakan Pemuda (GP) Ansor juga melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri atas tuduhan yang sama. Gus Nur dianggap melecehkan NU dalam wawancara bersama Refly Harun. [jwp/mln]