Dilapor Pelakor, Oknum Dokter Cantik Terancam Dipecat

Selasa, 9 Maret 2021 | 7:10 WITA
Penulis :
H. Sahabuddin, Wakil Bupati Bantaeng.
H. Sahabuddin, Wakil Bupati Bantaeng.

BANTAENG, MELEKNEWS — Masih ingat oknum dokter yang dilaporkan sebagai “pelakor” ke Inspektorat Bantaeng? Statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini berada di ujung tanduk.

Oknum dokter berinisial Ef (37) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Dr Anwar Makkatutu Bantaeng, Sulawesi Selatan, akhirnya dijatuhi sanksi pelanggaran disiplin sebagai ASN.

Ef (34), dijatuhi sanksi sebagai ASN
Ef (34), dijatuhi sanksi sebagai ASN

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ef dilaporkan oleh seorang perempuan berinisial HN ke Inspektorat setempat. Dia dituduh melakukan perbuatan cabul (berselingkuh) dengan HH, suami HN. Dalam laporannya ke Inspektorat, HN menyertakan alat bukti, diantaranya berupa video layak sensor.

Perbuatan asusila Ef sontak menarik perhatian awak media. Pasalnya, selain melanggar kode etik sebagai seorang dokter dan ASN, Ef yang berstatus janda itu, juga berparas cantik dan membuat penasaran, kenapa Ef bisa terjerumus ke lembah perzinaan dengan laki-laki yang sudah beristri?

Terkait kasus ini, Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin, Senin (8/3/2021), selaku Ketua Tim Tindak Lanjut LHP Inspektorat, mengaku telah meneken Surat Keputusan (SK) tentang sanksi hukuman kategori pelanggaran berat disiplin sebagai ASN.

“Saya sudah tanda tangani SK tentang hukuman yang dijatuhkan kepada dokter Ef sebagai ASN. SK-nya sedang diproses di BKPSDM”, kata Wabup.

Dijelaskan Wabup, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Bantaeng, Ef terbukti melakukan perbuatan asusila dengan suami orang. Oleh karena itu, dia dijatuhi sanksi berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah.

Bukan itu saja. Kata Wabup, Ef bisa dijatuhi sanksi paling berat, yaitu pemecatan. “Karena perbuatannya menyangkut asusila, dia bisa dipecat”, pungkasnya.