Ada Apa Tim P2P Sasar Inspektorat Bantaeng ?

Jumat, 29 Januari 2021 | 14:11 WITA
Penulis :
Dokter Arman Kabid
Suasana Kegiatan Skrining Tim P2P di Inspektorat Bantaeng, Jum'at (29/1/2021).

BANTAENG, MELEKNEWS — Inspektorat Bantaeng jadi sasaran Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bantaeng. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah di instansi yang bertugas sebagai pengawas penyelenggaraan pemerintahan di daerah ini terjadi penularan penyakit?

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Bantaeng, dr Armansyah, M.Kes, Jumat (29/1/2021), tidak merespon tertanyaan, “Kenapa Inspektorat bukan yang lain? Apakah ada indikasi penularan di Inspektorat”?

Seperti diketahui, tujuan dari tes skrining adalah deteksi dini untuk mengurangi risiko penyakit atau memutuskan metode pengobatan yang paling efektif. Tes ini tidak masuk dalam kategori diagnostik, tetapi digunakan untuk mengidentifikasi populasi yang diharuskan untuk menjalani tes tambahan untuk menentukan ada atau tidaknya penyakit.

Kabid hanya mengirim rilis antara lain berisi, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi terhadap pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga hari ini.

Suasana Kegiatan Skrining Tim P2P Dinas Kesehatan di Inspektorat Bantaeng
Suasana Kegiatan Skrining Tim P2P Dinas Kesehatan di Inspektorat Bantaeng

 

Terungkap pula bahwa, keberadaan tim yang dipimpin dr Armansyah di Inspektorat adalah, menggelar skrining faktor risiko penyakit tidak menular.

Menurutnya, kegiatan skrining ini sengaja dilakukan untuk meminimalisir faktor risiko kematian akibat paparan COVID-19. “Risiko Kematian Pasien COVID-19 yang Punya Riwayat Penyakit Jantung terpapar COVID-19 sebesar 9 kali lipat, Menderita Diabetes Mellitus sebesar 8,3 kali lipat, dan Hipertensi sebesar 6 kali lipat”, jelas Arman.