Jelang Pencoblosan, KPU Pastikan Protokol Kesehatan di TPS Sangat Ketat

Selasa, 8 Desember 2020 | 23:08 WITA
Penulis :
Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajdi saat diwawancara di kantor Bawaslu Makassar, Rabu (24/4/2019).
Ketua KPU Kota Makassar Farid Wajdi saat diwawancara di kantor Bawaslu Makassar, Rabu (24/4/2019).

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

MAKASSAR – Masa pencoblosan pemilihan walikota dan wakil Walikota Makassar tersisa 1 hari. Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan penerapan protokol kesehatan di tempat pemungutan suara (TPS) terlaksana dengan ketat.

Ketua KPU Makassar, Farid Wadji menuturkan, pihaknya telah menyiapkan skema pada pemungutan suara mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Farid menjelaskan semua lokasi tempat pemungutan suara (TPS) akan disemprot disinfektan, menyediakan sarana cuci tangan, hand sanitizer, dan masker.

“Terlebih dahulu disemprot disinfektan untuk memastikan benar-benar bersih,” ujar Farid, Selasa (8/12/2020).

Kemudian, jumlah pemilih di TPS juga dibatasi hanya 500 orang dari sebelumnya yang mencapai 800 orang. Perjamnya pun telah di tentukan yakni 70 orang.

Sementara, bagi warga yang terpapar Covid-19. kata Farid, pihaknya akan didatangi secara langsung oleh anggota KPPS dengan menggunakan APD lengkap.

“Jadi untuk warga yg terpapar Covid-19 yang isolasi mandiri nanti akan dibawakan kotak suara oleh KPPS terdekat karena surat suara tidak dapat diluar ruangan terlalu lama,” ujarnya.

Farid mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, menerapkan protokol kesehatan, dan menggunakan hak pilihnya di tanggal 9 Desember besok. (ss1)