BNPB Verifikasi Dampak Bencana Alam di Gowa

Jumat, 21 Agustus 2020 | 9:48 WITA
Penulis :

GOWA, MELEKNEWS.ID – Tim Verifikasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan verifikasi terhadap dampak bencana alam yang terjadi di Kabupaten Gowa awal tahun 2019 lalu.

“Jadi mereka datang dalam rangka untuk melihat dan memverifikasi secara langsung apakah betul berdampak secara massif saat bencana tahun 2019,” kata Kepala BPBD Gowa, Ikhsan Parawansa.

Dia mengatakan, verifikasi dari BNPB ini merupakan tindak lanjut proposal rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diajukan Pemkab Gowa.

Di Sulawesi Selatan, kata dia, ada tiga Kabupaten yang dikunjungi BNPB. Mereka datang untuk memverifikasi usulan yang diajukan.

Sementara di Kabupaten Gowa, ada beberapa lokasi yang ditinjau tim verifikasi tersebut.

Tiga jembatan rusak parah akibat bencana alam tahun lalu, yaitu Jembatan Poloa di Kecamatan Parangloe, Jembatan Depa dan Jembatan Cambang,” jelasnya.

Kemudian ruas jalan Jalan Tamalate – Manuju ruas 698, Jalan poros Manuju – Tassese Mangunturu ruas 113, Jalan Buakkang – Sapaya ruas 713, ruas Jalan Ranaloe Buakakang – Sappakeke dan Jalan Malonjo – Karetojeng Ruas 518. Kemudian irigasi di Desa Mangempang dan Nyulu di Kecamatan Bungaya.

“Sebenarnya banyak yang kami usulkan. Tapi karena keterbatasan anggaran makanya didahulukan yang skala prioritas. Tapi bisa kita mengusulkan untuk dua hingga tiga tahun ke depan lagi,” jelasnya.

Ikhsan Parawansa berharap setelah tahap verifikasi ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dapat segera menyetujuinya dan terealisasi tahun ini.

Sebab menurutnya ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya jalan dan jembatan untuk menggerakkan roda perekonomian.

“Apalagi ini jembatan, menjadi hal yang sangat penting agar perekonomian masyarakat tetap jalan,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, masa pandemi ini salah satu upaya untuk menggerakkan ekonomi untuk hasil bumi masyarakat.

Memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan ini tentunya agar tranportasi pengangkutan hasil bumi bisa berjalan dengan baik.