Ketua MUI Bantaeng Tutup Usia, Ketua NU : Beliau Pemersatu Umat Islam

Senin, 24 Februari 2020 | 13:29 WITA

MelekNews.Id, Bantaeng – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Bantaeng, Ust. Abd. Madjid Rudda Tutup usia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu pada hari Senin (24/2/2020)

Almarhum Ust. Abd Majid Rudda sempat dirawat di RSUD sejak hari Jum’at pekan lalu karena penyakit yang dideritanya beliau menghembuskan nafas terakhirnya diusia 75 tahun.

Pimpinan cabang Nahdatul Ulama (NU) Bantaeng, Ust. M.Ahmad Jailani menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya sosok yang sangat beliau kagumi itu.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar NU mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya ketua MUI Bantasng” ucapnya saat dihubungi lewat via telepon, Senin (24/2/2020) malam.

Menurutnya Almarhum semasa hidupnya adalah sosok yang patut ditauladani, selama ini beliau juga adalah sebagai pemersatu, dan penyejuk umat Islam dalam wadah MUI

“Almarhum sebagai ketua MUI Bantaeng selama ini telah menjadi pemersatu dan penyejuk umat Islam di Bantaeng” tuturnya.

Dirinya juga menyampaikan kalau beberapa waktu yang lalu ada beberapa masalah internal didalam kubu Islan, namun dibawa kepemimpinan beliau sebagai ketua MUI Bantaeng semua dapat terselesaikan dengan baik.

“Almarhum mampu menyelesaikan masalah interna Islam dengan baik yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu”bebernya

Lanjutnya lagi, Saat ini umat Islam di Bantaeng telah kehilangan seorang tokoh pemersatu dan penyejuk serta pengayon bagi umat Islam di Bantaeng

“Kita ini telah kehilangan sosok pemersatu umat Islam di kabupaten Bantaeng” ungkapnya

Dirinya mengaku kalau semasa hidup Almarhum itu adalah seorang tokoh NU yang murah senyum dan sering memberikan motivasi dan menyemangatinya.

 

“Semasa hidupnya Beliau itu murah senyum dan sering memberikan motivasi dan menyemangati saya” jelasnya.

Saat ini jenasah almarhum sudah ada di rumah duka di kampung Pasorongi, jalan Andi Mannappiang, kelurahan Lamalaka, kecamatan Bantaeng, kabupaten Bantaeng dan rencananya akan dikebumikan di pemakaman keluarganya yang tak jauh dari kediamannya