Tiga Kabupaten Ikut Pelatihan SAR di Bantaeng

Selasa, 18 Februari 2020 | 1:19 WITA

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

MelekNews.Id, Bantaeng – Sebanyak 50 orang dari berbagai unsur yang berasal dari berbagai kabupaten mengikuti pelatihan potensi SAR pertolongan dipermukaan air (Water Recoe) dikabupaten Bantaeng pada Selasa (17/2/2020).

Pelatihan SAR yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar bekerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantaeng ini diikuti oleh unsur TNI, Polri, serta Instansi SAR yang ada di wilayah Kabupaten Bantaeng, Jeneponto dan Bulukumba.

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin saat membuka pelatihan mengatakan kalau kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menciptakan sumber daya manusia dibidang SAR

Selain itu menurut Ilham Azikin kalau pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan koordinasi antara kantor pencarian dan pertolongan SAR Makassar dengan potensi SAR di wilayah kerja kantor Makassar.

Dirinya juga berharap agar pelatihan ini melahirkan SDM yang tangguh dan andal yang memang dibutuhkan tidak hanya oleh Kab. Bantaeng, tetapi juga dibutuhkan Sulawesi Selatan, mengingat bahwa kecelakaan juga sangat sering terjadi di perairan.

“Saya juga mengharapkan agar pelatihan ini menghadirkan sinergitas antara seluruh elemen. Pemerintah akan terus berupaya untuk mempersembahkan lahan agar dapat berdiri sebuah bnangunan yang secara representatif menunjang dan mendukung tugas-tugas Basarnas”, kata Bupati saat membuka pelatihan di Gedung Balai Kartini

Sementara itu Deputi Potensi Kantor Pusat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang diwakili oleh Kasubdit Pengelola Potensi, Anggit Muly Satoto mengatakan bahwa pelatihan ini memiliki arti yang sangat penting karena potensi kedaruratan di suatu daerah tidak dapat ditebak, sehingga potensi SAR harus senantiasa siap dan waspada.

“Jumlah pelatihan potensi ini meningkat dari tahun sebelumnya, alokasi ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh peserta pelatihan secara maksimal”, ujarnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 6 hari dan dipusatkan di Pantai Marina, dengan metode yang diisi diskusi, teori, praktek lapangan dan simulasi. Turut hadir pada kesempatan itu antara lain Dandim 1410 Bantaeng, Tambohule Wulaa, para Asisten, Kalaksa BPBD Bantaeng, Irfan Fajar, serta para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng