BANTAENG, MELEKNEWS — Tanggul penahan ombak di Pantai Lamalaka, tak jauh dari Kantor Bupati Bantaeng, di Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, jebol sepanjang lima meter. Satu tiang listrik yang terpancang di sisi tanggul tergerus.
Kondisinya sangat mengkhawatirkan, sehingga Lurah Lembang, Paradita Tamara, Kamis (4/2/2021), pukul 18.30 WITA, mengerahkan warganya dikoordinir Ketua RT dan RW. “Saya panggil Ketua RT dan RW untuk membantu membuat penahan ombak sementara”, katanya.

Dikemukakan Dita – sapaan akrab Lurah Lembang – penahan ombak yang dimaksud terbuat dari pasir yang dimasukkan ke dalam karung plastik. “Karena kondisi darurat dan anggarannya belum ada, maka saya mengambil langkah antisipatif dengan cara membuat penahan ombak dari karung berisi pasir”, jelasnya.
Upaya lain yang ditempuh Lurah adalah, menutup arus lalu lintas masuk ke jalan poros pantai. Alasannya, kata dia, untuk keselamatan pengguna jalan itu sendiri. “Tiangnya sudah goyang. Dikhawatirkan rubuh dan menimpa pengguna jalan”, terangnya.
Untuk penutupan dan pengalihan arus, Lurah mengaku telah meminta bantuan dari Satlantas Polres Bantaeng. “Saya sudah mengubungi petugas di Polres Bantaeng”, akunya.
Sementara untuk pemindahan tiang, Dita melibatkan PLN setempat. “Beberapa petugas PLN sudah ada di lokasi. Mereka dipimpin Manajer ULP”, ungkapnya.
Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Ranting Bantaeng, Rhamadani Wibisono, tampak sibuk mempersiapkan pemindahan tiang listrik tersebut. “Kami sedang bersiap-siap melakukan pemindahan tiang”, ucapnya.







