BANTAENG, MELEKNEWS — Terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan kematian seorang guru di Bantaeng akhirnya menyerahkan diri di Mapolres Bantaeng pada Minggu (2/4/2023) malam
Hal tersebut di benarkan oleh Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Rudi. “Benar terduga pelaku telah menyerahkan diri di Polres Bantaeng” ucapnya.
Kasat menuturkan kalau terduga pelaku menyerahkan diri diantar oleh keluarganya.
Menurut Kasat kalau saat ini terduga pelaku yang bernama, Ibnu Akbar alias Didi (25) sudah diamankan di Mapolres Bantaeng dan dalam tahap pemeriksaan oleh penyidik.

Sebelumnya Ibnu Akbar diduga telah melakukan penganiayaan hingga menyebabkan kematian terhadap seorang perempuan yang bernama Andi Marhani (40) di jalan Bolu, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng.
Korban yang merupakan Kepala Sekolah di TK Negeri Pertiwi Pulauweng, dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan perawatan intensif di RSUD Anwar Makkatutu kabupaten Bantaeng pada Rabu 22 Maret 2023 lalu.
Kematian korban diduga akibat penganiayaan yang dialaminya pada Minggu,(19/3/23) lalu yang diduga dilakukan oleh Lel Ibnu Akbar als. Didi yang merupakan kekasihnya.
Kejadian ini sontak membuat geger dunia pendidikan di Kabupaten Bantaeng dan menimbulkan sejumlah komentar yang mengecam pelaku, pasalnya korban tak sadarkan diri hingga menghembuskan nafas terakhirnya.
Terduga pelaku sendiri sejak kejadian tersebut menghilang hingga pihak Kepolisian harus menetapkannya sebagai Daftar Pencarian orang.


