Daerah  

Pj. Bupati Bantaeng Hadiri MoU Inovatif PT HBIP dan Cimate Tech Cement di Makassar



MAKASSAR, MELEKNEWS.ID – Penjabat Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT. Huadi Bantaeng Industry Park (HBIP) dan Cimate Tech Cement Pty Ltd (CTC), Berlangsung di lantai 20, Hotel Melia, Makassar pada hari Rabu, 18 September 2024.

MoU ini berkaitan dengan pengolahan limbah non-B3 slag menjadi semen geopolimer atau bahan beton. Teknologi ini merupakan inovasi baru yang diharapkan dapat meningkatkan potensi pemanfaatan sumber daya di Sulawesi Selatan.

Cimate Tech Cement Pty Ltd (CTC) adalah perusahaan dari Australia yang bergerak di bidang industri pengolahan material konstruksi
L
Kolaborasi ini akan memberikan peluang baru bagi kedua belah pihak dalam mengembangkan produk ramah lingkungan. Penandatanganan MoU

Penjabat Bupati Bantaeng menyambut baik kerjasama ini dan menilai bahwa kesepakatan ini merupakan kebanggaan bagi daerahnya, khususnya karena dapat mendukung investasi asing yang berdampak positif terhadap lingkungan.

“Ini merupakan langkah signifikan dalam upaya ramah lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat Bantaeng,” kata Andi Abubakar dalam pernyataannya.

Direktur Utama PT. HBIP, Lily Dewi Candinegara, juga optimis bahwa kolaborasi ini akan menjadi momentum penting dalam pengolahan limbah industri. Ia berharap hasil dari kerjasama ini dapat menciptakan produk yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Menurut Lily, inovasi dalam memanfaatkan limbah slag non-B3 untuk semen geopolimer tidak hanya akan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga mempercepat pertumbuhan industri konstruksi di Sulawesi Selatan.

Kolaborasi antara perusahaan lokal dan asing ini diharapkan dapat mendorong transformasi industri menuju praktik yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan teknologi baru ini, limbah industri yang sebelumnya tidak termanfaatkan akan diolah menjadi bahan konstruksi bernilai tinggi.

Bantaeng diharapkan menjadi pusat inovasi industri yang fokus pada produk ramah lingkungan, serta memperkuat daya saing Sulawesi Selatan di pasar internasional.

Penandatanganan MoU ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan perwakilan dari kedua perusahaan, yang menyatakan komitmen penuh mereka untuk memastikan kerjasama ini berjalan lancar dan mencapai hasil yang diharapkan.