Diduga Akan Perang Kelompok, 20 Remaja di Bantaeng Diamankan Polisi



BANTAENG, MELEKNEWS — Sebanyak 20 orang remaja asal jalan Bakri, Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu diamankan Polres Bantaeng pada Sabtu (21/1/2023) sekitar pukul 21.30 wora malam.

Ke 20 anak remaja yang masih berumur dibawah 20 tahun ini diamankan karena diduga akan melakukan penyerangan terhadap kelompok lain yang berada di tempat lain.

Hal tersebut terbukti setelah ditemukannya sejumlah anak busur disekitar lokasi tempat mereka diamankan, selain itu dugaan tersebut dikuatkan dengan adanya chat percakapan pada android mereka, tercatat kode-kode sandi yang identik dengan nama – nama kelompok mereka.

Dalam chat tersebut juga disebutkan sejumlah nama kelompok diantaranya, kelompok Batador, (Bantaeng tidak kendor, anggota lebih 20 orang, Allu), Lorlem (Lorong Lembang – lembang anggota 20 orang), Lorpang (Lorong Pangngadakkang, Beranggotakan 32 orang, Asal Desa Tino, Jeneponto), Odongkor (Odo’ma dongo’ gue kan orangnya romantis, Jalan Bakri jumlah anggota sekitar 20 orang), BTR, (Biseang Tumanrampea,Kampung Kaili anggota lebih 20 orang), dan
Pasukan PM (Pantai Marina,Layoa jumlah anggota 5 orang).

Mereka tergabung dalam 1 rumah di kediaman salah satu remaja berinisial AN (22) alamat jalan Bakri, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng dengan melakukan aktivitas berkelompok berpesta minum keras khas Makassar (Ballo)

AN sendiri tercatat sebagai residivis tahanan Rutan Kelas IIB Bantaeng dengan kasus pembusuran pada tahun 2017, dan 2019.

Adapun remaja yang berhasil diamankan diantaranya, SP (18), DN(15), IH(15), FR(16), AU(19), AI(19), HA(22), JR(16), FA(15), AF(17), AN(15), RD(15),RU(15), WW(19), AMF(15), AN(22), SLM(17), NAH(18), GT(19),TD(18).

Kabag OPS Polres Bantaeng, Kompol Aswar Anas mengatakan kalau pihaknya sebelumnya telah melakukan pengintaian aktifitas mereka.

“Mereka telah diintai oleh Tim di lapangan terkait aktifitas mereka yang kumpul dalam satu tempat untuk mengkonsumsi minuman tradisional arak (Ballo)”paparnya.

Kabag Ops menyebutkan kalau Saat penggerebekan, Ditemukan sejumlah anak busur

Kabag OPS juga memaparkan adanya atensi pimpinan (Kapolres Bantaeng) agar dilakukan patroli cipta kondisi pada titik titik rawan terjadi gangguan Kamtibmas.

Sementara itu Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Kumara mengatakan bahwa diamankannya sejumlah remaja ini merupakan bagian dari upaya dalam pencegahan tindakan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

” Terlebih dahulu dengan melakukan berbagai hal untuk cipta kondisi, mulai penggalangan sampai dengan razia lokasi lokasi yang dicurigai akan menjadi perang kelompok”, tuturnya

Kapolres berharap tidak ada lagi perang kelompok dan tawuran di kabupaten Bantaeng yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain.

“Mari hidup damai membangun Bantaeng”, Ujar Kapolres