Pilkades Pa’jukukang, Massa Keroyok Pendukung Cakades

Rabu, 13 Oktober 2021 | 9:26 WITA
Penulis :
Gambar Ilustrasi

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

BANTAENG, MELEKNEWS — Polemik di setiap menjelang pemilihan Kepala Desa (Kades) yang terkadang menimbulkan kericuhan masih saja terjadi.

Seperti yang terjadi di Desa Pa’jukukan, Kecamatan Pa’jujukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Senin (11/10/2021).

Mus Muliedi (38), warga desa Pa’jujukang ini mengalami penganiayaan dengan sejumlah orang dari pendukung Calon Kepala Desa yang berlawanan dengan dukungannya.

Akibatnya sejumlah bagian tubuhnya mengalami memar seperti bagian wajah yang bengkak. Bahkan pada Bagian mata kiri sempat memerah.

Mus Muliedi korban Pengeroyokan di Desa Pa’jukukang

Menurut Mus Peristiwa pengeroyokan ini terjadi sesaat setelah pembacaan visi dan misi cakades di kantor desa.

Mus yang merupakan pendukung dari Cakades nomor urut 3 ini beranjak dari rumahnya berencana ingin mendengarkan pemaparan Visi-Misi para Cakades yang dilaksanakan di Balai Kantor Desa Pa’jujukang.

Namun sayangnya sesampainya di lokasi pemaparan Visi misi tersebut telah selesai dan massa para pendukung telah membubarkan diri.

Dia pun putar balik kendaraanya berencana untuk pulang namun sayangnya ada beberapa sepeda motor yang terparkir di bahu jalan. Muliedi pun berusaha menghindari kendaraan terparkir itu agar tidak tertabrak.

Apesnya kendaraanya yang terlanjur berada di tengah jalan justru menjadi petaka baginya karena dianggap menghalangi jalan massa pendukung Cakades nomor urut 4.

“Kan ada motor terparkir di sebelah kiri di bahu jalan jadi pasti saya hindari. Nda kulihat ternyata ada di sebelah kanan para pendukung ini, (saat itu) langsung dipukuli bagian depan mobil sambil teriak. Setelah itu saya dihantam” jelasnya.

Muliedi merasa tidak ada tujuan untuk menghalangi mereka. Ia berinisiatif untuk memutar arah lantaran tak mau terkena kemacetan.

Namun apa mau dikata Dia dikeroyok dipukul dibagian mata, ada yang pukul di pipi, ada juga yang buka pintu mobil sebelah kiri baru pukul juga kepala.

Karena tidak terima dengan apa yang dialaminya, Mus pun segera melakukan visum dan melapor kepolisian untuk segera dilakukan proses hukum.

Sekedar diketahui, di Pilkades Pajukukang terdapat empat calon. Mereka adalah Muh Nasir nomor urut 1, kemudian H Daming pada nomor urut 2.

Sementara nomor urut 3 adalah cakades Andi Mappatada, serta Nursyam calon nomor urut 4.(shr).