Dinas PM dan PTSP Bantaeng Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal

Senin, 26 Juli 2021 | 14:34 WITA

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

BANTAENG, MELEKNEWS — Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bantaeng, melaksanakan sosialisasi kebijakan penanaman modal dan tata cara penyampaian LKPM secara online, Senin (26/7/2021).

Kepala Bidang Pengendalian Penanaman Modal, Zukhriah, mengatakan, ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya.
“Kami sudah melaksanakan tahap pertama pada bulan Mei lalu. Hanya saja pesertanya berbeda. Artinya, peserta yang diundang tetap pelaku usaha tapi orang dan jenis usahanya berbeda dari yang sebelumnya”, jelasnya.

Peserta Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Tata Cara Penyampaian LKPM Secara Online Bagi Pelaku Usaha. (Dokumen Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bantaeng)
Peserta Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Tata Cara Penyampaian LKPM Secara Online Bagi Pelaku Usaha. (Dokumen Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bantaeng)

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan ini, kata Zukhriah, ada tiga. Salah satu diantaranya adalah, memberikan pemahaman kepada pengusaha tentang pentingnya membangun sinergitas dengan UMKM sebagai mitra usaha.

Kepala Seksi Pengendalian dan Evaluasi Penanaman Modal selaku penanggung jawab kegiatan, Nursyam Suryani, kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari ini, (Senin – Kamis, 26 – 29/7), diikuti pelaku usaha kecil menengah dari berbagai latar belakang usaha.

Jumlah pesertanya, lanjut Nursyam Suryani, sebanyak 26 orang persatu kali pelaksanaan. Pematerinya ada tiga orang persatu kali. Untuk hari pertama, lanjutnya, diisi oleh Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin.

Menurut Nursyam Suryani, Sahabuddin hadir selaku Wakil Bupati untuk membuka acara secara resmi dan juga sebagai Ketua Kadin Bantaeng. “Jadi pak Wabup menjadi pemateri dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kadin”, jelasnya.

Selain Wakil Bupati, pelaksana juga mengundang Asisten II Pemkab Bantaeng, Andi Meyriani M Latippa. Dia menjelaskan hal-hal penting terkait pemberdayaan dan pengembangan koperasi dan UKM. Diantaranya, mengenai karakteristik usaha mikro kecil, karakteristik pengusaha kecil.

Narasumber ketiga adalah Supriadi Ukkas yang materinya merupakan inti dari kegiatan ini. Supriadi sharing dengan Kepala Seksi Pengawasan pada Kabid Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Marlina Umar, menjelaskan, bahwa semua pelaku usaha diwajibkan melaporkan usahanya

“LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) wajib disampaikan. Untuk jenis usaha kecil, pelaporannya persemester. Sedangkan Usaha Menengah dilaporkan pertriwulan”, katanya.