Wakil Bupati: Pengusaha Bisa Majukan Daerah

Kamis, 20 Mei 2021 | 10:25 WITA
Plt. Kadis Penanaman Modal dan PTSP, H Syamsul Suli, mendampingi Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin, dalam acara Sosialisasi Kemitraan Usaha dan Tatacara Pengisian LKPM Online
Plt. Kadis Penanaman Modal dan PTSP, H Syamsul Suli, mendampingi Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin, dalam acara Sosialisasi Kemitraan Usaha dan Tatacara Pengisian LKPM Online

BANTAENG, MELEKNEWS — Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin, mewakili Bupati, mengharapkan, acara Sosialisasi Kemitraan Usaha dan Tatacara Pengisian LKPM Online, terlaksana dengan lancar. Selain itu, dia meminta peserta dapat mengikuti secara seksama, Kamis (20/5/2021).

Wabup mengatakan, diera digitalisasi saat ini, kita bisa bertransaksi kapan dan dimana saja. Cukup menggunakan perangkat elektronik yang bisa terhubung internet, langsung bisa menjalin mitra dengan pihak luar.
Dikatakan Wabup, bahwa suatu daerah bisa maju kalau pengusahanya lebih banyak dibandingkan dengan pegawai kantor. Pengusaha, kata dia, bisa menghasilkan uang, sedangkan pegawai adalah yang sebaliknya.
Dipaparkan Wabup, semakin banyak jenis usaha, maka uang akan berputar terus. Bagi pegawai yang memiliki banyak uang, lanjut Wabup, bisa bermitra dengan pengusaha untuk perputaran modal usaha.
Hanya saja, kata Wabup, dalam kemitraan dibutuhkan kejujuruan. “Jujur adalah faktor utama dalam membangun kemitraan”, ujarnya saat membuka acara, di Hotel Ahriani Bantaeng.
Plt Kadis Penanaman Modal dan PTSP, Syamsul Suli, dalam pengantarnya, antara lain mengatakan, bahwa mendirikan perusahaan dimasa kini tidaklah sesulit dimasa lalu. Dulu, kata dia, mendirikan perusahaan semisal PT harus melalui jalur birokrasi yang panjang. Sekarang, kata dia, sudah sangat mudah dan siapapun bisa mendirikan perusahaan.
Syamsul yang juga mantan Asisten II Pemkab Bantaeng, menginginkan, agar kegiatan semacam ini menghadirkan perbankan sebagai pemateri. Sebab, kata dia lagi, setiap Bank berbeda kebijakannya.
“Kebijakan antara Bank yang satu dengan yang lain, tidak sama. Sebaiknya, pihak perbankan mendominasi acara ini sebagai pemateri”, paparnya.
Acara ini dihadiri 30 peserta dengan latarbelakang pengusaha kecil dan menengah. “Pesertanya dari UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)”, kata Syamsuryani, panitia kegiatan.