Menuju Kota Bebas Pungli Di Era Pandemi, Tim Satgas Saber Pungli Pusat Sambangi Polda Sulsel

Rabu, 5 Mei 2021 | 16:58 WITA
Penulis :

MAKASSAR, MELEKNEWS — Waka Polda Sulsel Brigjen Pol. Drs. Halim Pagarra, Menghadiri Giat Sosialisasi Satgas Saber Pungli dan Pencanangan Menuju Kab./Kota Bebas dari Pungli di era Pandemi Covid-19 se – Provinsi Sulsel, dilaksanakan di Aula Kantor Inspektorat Daerah Provinsi Sulsel jalan. Pettarani Nomor 100 Makassar pada Minggu (3/04/ 2021)

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung olehTim Satgas Cyber pungli pusat yang yaitu Sekretaris Tim Saber Pungli Pusat Irjen. Pol. Dr. Agung Makbul, Drs., S.H., M.H., Brijen. Pol. Dr. Bambang Pristiwanto, S.H., M.M. beserta Tim

Dalam giat ini juga turut hadir Irwasda Polda Sulsel, Kombes Pol Andi Fairan, SIK, M.S.M selaku Ketua UPP Prov. Sulsel, Inspektur Prov. Sulsel selaku Wakil Ketua I UPP. Prov. Sulsel, Forkopimda Prov. Sulsel, Ka Pokja Intelijen, Ka Pokja Pencegahan, Ka. Pokja Penindakan, Ka Pokja Yustisi Pokja Yustisi UPP.Prov.Sulsel, Dirlantas Polda Sulsel, Kelompok Ahli, para Kepala Dinas / Pimpinan Pelayanan Publik dan 4 (empat) Perwakilan Ka UPP Kab/Kota Prov.Sulsel serta para Ka UPP Kab/Kota se-Prov.Sulsel melalui Zoom Meeting.

Kombes Pol Andi Fairan mengatakan, kunjungan Tim Satgas Saber Pungli Pusat ke Provinsi Sulsel ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada tim satgas saber pungli Sulsel, Yang mana hal ini selaras dengan komitmen Polda Sulsel dan jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel dalam mewujudkan kota yang bebas pungli.

“Kunjungan ini untuk menyampaikan sosialisasi, sekaligus pencanangan menuju kota bebas dari pungli di era pandemi Covid-19 di Sulsel,,”ungkapnya

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol.E.Zulpan menjelaskan kalau kedatangan tim Satgas Saber Pungli Pusat adalah untuk memberikan sosialisasi menuju kota bebas dari Pungli di Era Covid19

” Bagi pelaku pungli, Kepolisian tak segan untuk menindak tegas bila ada aparatur melakukan praktik pungli. Ia juga meminta masyarakat tidak memberikan imbalan atas pelayanan yang diterima. Hal ini dinilainya sebagai upaya untuk mewujudkan Sulsel sebagai kota yang bebas dari pungli. ,”Ungkapnya