Aksi Balap Liar di Bantaeng, 3 Unit Motor Diamankan Polisi

Senin, 26 April 2021 | 19:48 WITA
Penulis :

BANTAENG, MELEKNEWS — Satlantas Polres Bantaeng kembali mengamankan 3 unit kendaraan bermoto dalam aksi balap liar di Kampung Sasaiya, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Minggu (25/4/2021) malam.

Namun sayangnya pemilik dari ketiga motor tersebut berhasil kabur meninggalkan kendaraannya usai melancarkan aksi ugal-ugalan atau balap liar di jalan Dr. Sam Ratulangi, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng sekitar pukul 02.00 WITA.

Personil Pos Pelayanan Lalulintas Terpadu Polres Bantaeng, Aipda Udin menyampaikan kalau 3 unit kendaraan tersebut terlihat kerap melakukan balap liar di jalan Sam Ratulangi.

Tindakan mereka tersebut membuat warga sekitar menjadi resah karena suara motor yang keras dan bising karena menggunakan knalpot recing.

“Kami melaksanakan Patroli pada saat tengah malam karena banyak menerima laporan warga bila sering terjadi balapan liar” tuturnya.

Para pelaku balap liar tersebut kalang kabut dan melarikan diri saat melihat mobil patroli polisi.

Menurut Udin kalau para pelaku langsung kabur menuju daerah Sasaiya karena merasa dikejar maka mereka langsung meninggalkan kendaraan mereka

Terkait dengan hal tersebut Paur Humas Polres Bantaeng, AIPTU Syamsuddin Latif dalam keterangan singkatnya mengatakan tindakan yang dilakukan, sebagai respon piket lalulintas yang mendapat informasi tentang adanya pelaku balap liar yang sudah meresahkan warga, Sehingga piket mendatangi lokasi balapan dan mengamankan 3 unit kendaraan yang digunakan untuk balapan liar.

Hal ini menindak lanjuti laporan
salah seorang warga Letta, kalau sering terjadi balapan liar dan sangat mengganggu karena dilakukan tengah malam dan suara motor sangat keras/bising.

Sementara itu Kasat lantas Polres Bantaeng AKP Badruz Zaman, menyampaikan kalau tindakan ini merupakan atensi pimpinan agar mengantisipasi terjadinya balapan liar karena sangat menggangu warga dan pengguna jalan lainnya.

“Tindakan ini merupakan Attensi Pimpinan agar mengantisipasi terjadinya balapan liar, karena sangat mengganggu warga dan pengguna jalan lainnya” tandasnya.