Bangun Kelembagaan Berintegritas, Kejari Bantaeng Canangkan ZI Menuju WBK dan WBBM

Rabu, 10 Februari 2021 | 16:06 WITA
Penulis :
Sejumlah Forkopimda saat pelaksanaan pencanangan ZI menuju WBK dan WBMM

BANTAENG, MELEKNEWS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng mencanangkan pembangunan zona integritas (ZI) menuju wilayah Bebas Korupsi dan wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang berlangsung di halaman kantor Kejari Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Rabu (10/2/2021) pagi.

Dalam kegiatan ini Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin yang turut hadir memberikan apresisi terlaksananya kegiatan tersebut. Dia menyebut kegiatan ini menjadi pencerminan lembaga pemeritah untuk senantiasa menghadirkan kelembagaan pemerintahan yang berintegritas.

Dia mengatakan kalau ini tidak hanya bermanfaat bagi Kejaksaan Negeri itu sendiri akan tetapi juga bagi kita semua yang ada di Kab. Bantaeng.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantaeng,, Dedyng Wibiyanto Atabay mengatakan kalau pelaksanaan kegiatan ini merupakan kegiatan awal dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM khusunya dalam ruang lingkup Kejaksaan Negeri Bantaeng.

“Ini adalah rangkaian kegiatan awal dalam pembangunan Zona Integritas khususnya dalam wilayah kerja Kejari Bantaeng” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan kalau pencanangan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM ini sebagai upaya peningkatan pelayanan publik. Yang dimana pelaksanaannya dibutuhkan keterlibatan semua pihak yang terkait.

“Dan ini tidak bisa kita lakukan sendiri tetapi butuh sinergitas dari seluruh unsur Forkopimda. Saya ingin pelaksanaan WBK dan WBBM ini tidak hanya sekedar seremonial belaka, tetapi harus dilaksanakan dengan sepenuh hati” ujarnya.

Menurutnya pembangunan Zona Integritas ini sudah merupakan amanah dari Reformasi tahun1999 yang dimana melahirkan reformasi disektor birokrasi.

“Lahirnya Reformasi Birokrasi merupakan amanah dari Reformasi yang terjadi di tahun 1999 lalu” tuturnya.

Dirinya melanjutkan kalau Reformasi birokrasi ini didalamnya itulah ada Zona Integritas yang dimana seluruh Satuan Kerja (Satker), Pimpinan dan jajaran diamankan untuk ZI menuju reformasi birokrasi.

“Intinya kita diamanahkan untuk melaksanakan pembangunan ZI yang dimana tujuannya agar dapat mewujudkan pencegahan tindak pidana korupsi, terjadinya KKN secara umum” jelasnya.

Bukan hanya sampai disitu peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat juga sangat di butuhkan dalam pembangunan Zona Integritas ini.

Dalam pelaksanaan menuju WBK dan WBBM ini maka diperlukan perubahan pola pikir dan pola kerja di Kejari Bantaeng melakukan perubahan yang dimana pada akhirnya akan tercipta dua hal yakni pencegahan KKN dan bagi masyarakat luas adalah adanya dampak yang serius dalam peningkatan pelayanan Publik.

Dia juga menuturkan kalau pembangunan Zona Integritas ini merupakan komitmen satuan kerja mulai dari tingkat pimpinan sampai pada jajaran staf.

Dalam pelaksanaan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM ini ada 6 hal perubahan yakni perubahan pola pikir, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), Tata laksana, Akuntabilitas, Pengawasan dan pelayanan Publik.

“8 hal inilah yang akan kita lakukan perubahan reformasi Birokrasi yang dimana hasilnya nanti akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat” paparnya.

Dirinya berharap agar reformasi birokrasi ini dapat dilaksanakan secara nyata dan baik.

“Semoga ini dapat kita laksanakan secara nyata, syukur-syukut kita bisa dapat predikat sebagai WBK dan WBBM dari Kementrian PAN-RB” Ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda dalam ruang lingkup Kabupaten Bantaeng.