Polisi Meringkus Pelaku Penganiayaan Dua Pemuda Yang Ditemukan Bersimbah Darah di Bantaeng

Kamis, 28 Januari 2021 | 21:12 WITA
Penulis :
Dua tersangka, yakni S dan B, diapit dua petugas Polres Bantaeng
Dua tersangka, yakni S dan B, diapit dua petugas Polres Bantaeng

BANTAENG, MELEKNEWS — Kasus dua pemuda yang ditemukan terkapar bersimbah darah di Kalimbaung, jalan Sungai Celendu, Kelurahan Malilingi, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Rabu (27/1/2021) malam akhirnya terkuak.

Kedua korban tersebut kemudian diketahui bernama Tasbir (20) dan Ferdi (16) merupakan warga kampung Lembang-lembang Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng.

Menurut keterangan dari Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri kalau kedua korban tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 23.15 Wita

Keduanya ditemukan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri, Korban Tasbir dinyatakan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Sementara temannya, Ferdi masih bisa diselamatkan dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng untuk segera mendapatkan perawatan medis

Menurut, Sandri kalau kedua korban diduga telah dianiaya dengan menggunakan sebilah parang oleh dua tersangka yang diduga adalah pelaku.

“Diduga ada dua orang pelaku yang melakukan penganiayaan tersebut masing-masing berinisial, S dan B” tutur Sandri Kamis (28/1/2021).

Kedua tersangka yang diduga adalah pelaku ini adalah warga Kampung Mappilawing, Kelurahan Malilingi, Kecamatan Bantaeng.

Korban saat berada di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng

Sandri menjelaskan kalau kejadian itu bermula saat, Ferdi mengendarai sepeda motor Yamaha Fiz R berboncengan dengan Tasbir yang berpapasan dengan kedua pelaku saat melintas di kampung Kalimbaung, jalan Sungai Celendu

Namun, tiba-tiba tanpa disadari oleh kedua korban, Ferdi diserang oleh pelaku menggunakan parang sehingga mengalami luka tebasan pada mata kaki sebelah kanan.

“Pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan cara menebas korban menggunakan senjata tajam (Parang) dan mengenai mata kaki korban Ferdi,” ujarnya.

Kedua korban panik
Karena mendapatkan serangan tiba-tiba hingga membuat sepeda motor yang dikendarai oleh Ferdi tak bisa lagi dikendalikan hingga menabrak tiang listrik.

Akibatnya korban, Tasbir mengalami luka patah pada leher dan rahang bawah yang mengakibatkan dirinya meninggal dunia di TKP karena mengalami pendarahan

Sedangkan Korban, Ferdi selain luka tebasan pada mata kaki sebelah kanannya juga paha sebelah kirinya patah.

Setelah kedua pelaku melancarkan aksinya langsung melarikan diri

Unit Resmob Polres Bantaeng setelah mendengar kejadian tersebut langsung bergerak melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Unit Resmob pun malam itu juga langsung melakukan pencarian terhadap para tersangka yang diduga adalah pelaku.

Dengan dibantu oleh orang tua pelaku, Polisi melakukan pencarian dan penangkapan.

Korban tewas saat ditemukan oleh warga

Alhasil Mereka berhasil ditangkap di kediaman kerabatnya di Kampung Pasoringi Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng.

Saat ini kedua tersangka yang diduga adalah pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian tersebut sudah ditahan di sel tahanan Polres Bantaeng untuk menunggu proses hukum lebih lanjut.

“Selanjutnya kedua tersangka diamankan di Polres Bantaeng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Sandri. (SHKM)