Gelar Pertunjukan Rakyat, Diskominfo Bantaeng Abaikan Protokol Kesehatan

Kamis, 19 November 2020 | 15:17 WITA
Penulis :

BANTAENG, melek news – Dalam rangka percepatan penangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, Dinas Kominfo kabupaten Bantaeng menggelar Desiminasi Informasi dan Komunikasi Publik melalui Media Pertunjukan Rakyat yang dilaksanakan di Aula Hotel Ahriani, jalan Raya Lanto, kelurahan Tappanjeng, kecamatan Bantaeng, kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Selasa (17/11/2020) malam.

Namun sayangnya kegiatan yang jelas sekali dalam rangka percepatan dan penangan covod-19 itu malah mengabaikan protokol kesehatan.

Dalam tayangan itu, terlihat mulai dari Master Ceremony (MC) dan beberapa penari tidak memakai masker dan hanya menggunakan face sheild.

Padahal, dalam keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi masyarakat di tempat fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 dijelaskan secara detail tentang perlindungan kesehatan individu.

Dalam regulasi itu, tertuang jelas jika perlindungan kesehatan individu yang dimaksud adalah masker yang melindungi mulut, hidung hingga dagu. Penggunaan face sheild sama sekali tidak diatur dalam protokol kesehatan sebagai alat pelindung kesehatan individu.

Dalam catatan penulis, ada sedikitnya tiga tarian daerah di mana penarinya hanya menggunakan face sheild. Mereka juga tidak menjaga jarak.

Dalam kegiatan yang bertajuk Sulsel Berdaya Lewat Seni Tradisi Dimasa Pandemi ini ditayangkan melalui chanel KPCPEN PENTURA SULAWESI SELATAN dan dinonton sebanyak 1.797 kali hingga pagi ini.

Kepala Dinas Kominfo Bantaeng, Syahrul Bayan mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membangun pemahaman kepercayaan dan partisipasi publik untuk bersama-sama mewujudkan kesehatan pulih, ekonomi bangkit. Tujuan lainnya adalah untuk memberikan informasi untuk menjaga kesehatan dan mengajak partisipasi publik dari kegiatan ini.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga adalah bagian dari hari jadi Kabupaten Bantaeng, 7 Desember mendatang. Menurutnya, hal ini menjadi bukti untuk kita semua untuk tetap semangat membangun negeri lebih baik lagi.

“Sumber dana dari kegiatan ini berasal dari komite penanganan covid-19, dan kementerian kominfo,” jelas dia.(SHKM)