Hadiri Kemah Kopi Rumbia, Wagub Sulsel Lewati Malam Bersama Pemuda Jeneponto

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 20:42 WITA
Penulis :

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

JENEPONTO, melek news — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman membuka acara Kemah Kopi Rumbia 2020 yang digelar di Desa Je’ne Tallasa, Kecamatan Rumbia, kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Jum’at (10/10/2020).

Kemah Kopi Rumbia 2020 yang dilaksanakan kali ketiganya ini di ikuti para komunitas penggiat kopi dan pemuda serta Pramuka.

Sekedar diketahui kalau masyarakat Rumbia terus melakukan pengembangan pertanaman kopi termasuk dalam pengolahan yang dilakukan secara tradisional melalui pengalaman para petani.

Dalam kesempatan ini, Wagub Sulsel turut ikut memilih melewati malam di tenda seperti para peserta lainnya

Bagi Wagub Andi Sudirman Sulaiman, kegiatan ini merupakan kreatifitas masyarakat Rumbia.

“Ini merupakan kreativitas warga rumbia yang membuka kebun kopi sekaligus wisata, saya merasa surprise melihat tempat ini,” katanya.

Wagub Sulsel telah beberapa kali mengunjungi Rumbia setiap melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jeneponto. Baginya, Jeneponto banyak membangun sektor Pariwisata.

“Wisata dapat banyak hal, Wisata memicu kegiatan ekonomi masyarakat, mengembangkan UMKM salah satunya,” jelas Andi Sudirman Sulaiman.

Sambil menyapa adik-adik pramuka yang hadir, Wagub Andi Sudirman Suliman memberi motivasi, dahulu ia merupakan anggota Pramuka.

“Pramuka melatih mental anggotanya, Pengalaman berpramuka membentuk karakter, berbaur dengan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yaris yang mendampingi Wagub Sulsel menyampaikan kalau momen ini adalah momen istimewa dengan kehadiran Wagub Sulsel ditengah masyarakat.

“ini menjadi sebuah keistimewaan dengan kehadiran Wagub Sulsel yang berbincang lepas dengan Masyarakat” ucapnya.

Dia juga menyampaikan kalau dengan kehadiran Wagub Sulsel maka kopi Rumbia akan menjadi Sorotan masyarakat luar

“Saat ini, bagaimana kita harus mengembangkan kopi rumbia. Seperti apa kopi rumbia ini dapat dipasarkan di lintas kabupaten, provinsi bahkan mancanegara,” tuturnya