Jaga Ketersediaan Stok Darah, RSUD Bantaeng Lakukan Donor Darah

Jumat, 25 September 2020 | 10:15 WITA
Penulis :

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

BANTAENG, melek news – Demi manjaga stok darah tetap tersedia, menajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng melaksanakan donor darah pada Kamis (24)9/2020).

Donor darah tersebut dilakukan hanya dalam ruang lingkup pegawai RSUD Bantaeng

 

Direktur RSUD Bantaeng, dr Sultan mengatakan kegiatan donor itu diharapkan mampu menumbuhkembangkan kesadaran diri masing-masing pegawai tentang pentingnya arti tolong-menolong terhadap sesama, sekaligus menjaga stok darah tetap ada.

“Kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen RS Bantaeng dalam meningkatkan kualitas pelayanan, serta sebagai wujudan kepedulian sosial terhadap sesama. Kami juga mengajak seluruh karyawan RSUD untuk mendonorkan darahnya guna memenuhi kebutuhan stok darah. Ketersediaan fasilitas, sarana dan prasarana kesehatan, termasuk darah, sangat dibutuhkan. Masyarakat juga punya peran penting dalam menjamin ketersediaan darah dalam jumlah yang cukup dan berkualitas,” kata Direktur RSUD Bantaeng, dr Sultan.

Memurut Sultan, darah merupakan materi biologis yang hidup dan belum dapat diproduksi di luar tubuh manusia. Artinya, ketersediaan darah di sarana kesehatan sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darahnya.

Sultan juga sangat mengapresiasi para pendonor atas sumbangan darahnya. Ia juga memotivasi para pendonor darah agar terus menyumbangkan darahnya secara teratur serta memotivasi masyarakat yang belum pernah melakukan donor darah untuk mencoba mendonorkan darahnya, khususnya kaum muda.

Penanggung Jawab kegiatan donor darah RSUD Bantaeng, dr Syahid mengatakan kegiatan donor darah ini sebaiknya rutin dilakukan minimal setiap setahun sekali.

Donor darah kali ini diikuti puluhan orang pendonor yang terdiri dari dokter, staf manajemen, radiografer, kesehatan lingkungan, keterapian fisik dan lain – lain.

Dalam Kegiatan donor darah kali ini berhasil dikumpulkan puluhan kantong darah. Dari peserta yang mendaftar hanya 60 persen yang lolos, sementara sebagian kecil peserta yang tidak lolos karena tekanan darah dan hemoglobinnya tidak memenuhi persyaratan.

“Kegiatan donor darah ini merupakan bukti kepedulian karyawan RSUD terhadap sesama yang membutuhkan darah, selain itu juga dapat menyehatkan bagi pendonor itu sendiri. Terkhusus pelaksanaan kali ini tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan jaga jarak,” kata dr Syahid.