Bantaeng Jadi Kabupaten Rujukan Pembelajaran PPSDM Kemendagri

Kamis, 24 September 2020 | 10:32 WITA
Penulis :

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

BANTAENG, melek news – Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menerima langsung kunjungan studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administratur (PKA) PPSDM Kemendagri Regional Makassar Angkatan I Tahun 2020, berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng pada Rabu (23/9/2020).

Rombonganyang berjumlah 36 orang ini berasal dari sejumlah daerah di Indonesia Timur. Beberapa di antaranya berasal dari Papua, Sulbar, Palopo, Luwu, Poso, Luwu Timur, Selayar, dan Enrekang. Mereka datang bersama T.R.Fahsul Falah, selaku Kepala PPSDM Regional Makassar.

Kepala PPSDM Regional Makassar, T.R.Fahsul Falah mengatakan bahwa kunjungan ini dilaksanakan guna mengadopsi dan mengadaptasi inovasi-inovasi daerah guna peningkatan kualitas SDM dalam penyusunan aksi perubahan.

“Kabupaten Bantaeng kami pilih sebagai rujukan karena kami anggap daerah ini memiliki banyak inovasi yang bisa kami adopsi. Misi kami adalah pengembangan potensi setiap peserta agar dapat memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat dalam memberi pelayanan yang profesional, responsif inovatif dan akuntabel,” ujarnya.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan bahwa menjadi sebuah kehormatan, kebanggaan tersendiri atas ditetapkannya Bantaeng menjadi lokus pembelajaran.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk saling sharing, semoga apa yang didapatkan dari kunjungan ini dapat bermanfaat bagi daerah masing-masing,” ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memberi pemaparan terkait gambaran umum wilayah Kabupaten Bantaeng. Para peserta Diklatpim rencananya akan melakukan kunjungan ke 3 lokasi, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan serta Kantor Camat Pa’jukukang.

Turut hadir mendampingi Bupati antara lain Kepala BKPSDM Bantaeng, Muslimin, Camat Pa’jukukang, Rigas Panawang Hakim, Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Bambang, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Akhmad Nur.(Agun)