Dibantu Dukun Beranak, Bayi Yang Baru Lahir di Bantaeng Meninggal di RSUD

Minggu, 26 Juli 2020 | 8:18 WITA
Penulis :

BANTAENG, melek news – Seorang bayi yang lahir dengan bantuan seorang dukun beranak di Bonto Manai Pa’jukukang, kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Unum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu.

Menurut Kepela Bidang Pelayanan Medik RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Hikmawaty kalau bayi tersebut tak bisa lagi tertolong karena terlambat mendapatkan pelayanan medis

Menurutnya kalau bayi tersebut baru dibawa ke RSUD sehari setelah kelahirannya yang dibantu oleh dukun beranak bukan orang dari kebidanan.

Sehingga kemungkinan kurang cepat diketahui akan adanya kelainan pada bayi tersebut.

Bayi dari pasangan Putri dan Riswandi, warga saat tiba di RSUD sudah dilakukan penanganan medis seperti biasanya dengan pemeriksaan penunjang (Laboratorium dan Foto Polos/BNO Abdomen).

“Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya penyumbatan pada usus bagian bawah yang menyebabkan bayi mengalami hambatan asupan makanan,” kata dr Hikmawaty, saat dihubungi Jumat, (24/7/2020).

Bayi yang lahir pada Sabtu 18 Juli 2020 dengan bantuan dukun beranak tersebut baru dibawa ke RSUD Anwar Makkatutu Minggu 19 Juli 2020, pukul 23.10 Wita.

“Karena terjadi penyumbatan usus, kondisi bayi saat itu, mengalami muntah-muntah setiap minum ASI dan belum buang air sejak lahir” ungkapnya


Dia menjelaskan kakau Bayi tersebut belum BAB dan BAK sejak dia lahir disertai muntah setiap minum asi, rewel (+), perut kembung (+), riwayat ibu melahirkan dirumah tanpa bantuan tenaga medis.

Akibatnya bayi tersebut tak bisa lagi tertolong dan meninggal di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng.

“Jadi memang yang menolong persalinannya bukan bidan tapi dukun. Sehingga mungkin inilah sampai kurang cepat diketahui adanya kelainan ini,” ujarnya. (SHKM)