Gara-gara Lampu Rumahnya Padam Warga di Bantaeng ini Ditikam Tetangganya sendiri

Kamis, 16 Juli 2020 | 9:18 WITA
Penulis :

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Bantaeng, MELEKNEWS – Seorang warga kampung Lembang-lembang, kelurahan Pallantikang, kecamatan Bantaeng, kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan telah menjadi korban penikaman oleh tetangganya sendiri pada Senin (6/7/2020).

Korban yang berinisial SU (39) ditikam oleh seorang sopir yabg merupakan tetangganya sendiri yang berinisial BA (45) hanya karena masalah sepele.

Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri mengatakan kalau peristiwa tersebut terjadi pada malam hari didalam rumah korban yangvtak jauh dari tempat tinggal tersangka.

“Kejadian itu berlangsung pada Senin malam sekitar pukul 19.00 Wita di rumah korban SU” ucapnya.

Saat itu lampu di rumah korban mati, sehingga mendatangi rumah tersangka BA dengan maksut ingin memperbaiki kabel listrik yang melintas di atas atap rumah tersangka.

Tersangka BA pada saat itu sedang minum ballo bersama teman-temannya kemudian tidak memberikan izin bahkan malah terjadi adu mulut, Korban SU mengalah dan akhirnya memilih untuk pulang.

Kejadian ini ternyata berbuntut panjang, tak lama setelah korban pulang kerumahnya tersangka datang kemudian langsung menikam korban dengan sebilah senjata tajam jenis Taji.

“Ketika korban sementara makan, tersangka BA datang mengetuk pintu dan kemudian korban keluar. Di saat bersamaan, tersangka menikam korban di bagian perut kanan,” kata AKBP Wawan Sumantri.

Usai melancarkan aksinya tersangka kemudian melarikan diri kerumah kerabatnya yang berada di kampung Sasaiya, kelurahan Bonto Sunggu, kecamatan Bissappu, kabupaten Bantaeng.

Kapolsek Bantaeng beserta Tim Resmob Polres Bantaeng kemudian mengejar tersangka dan berhasil meringkusnya yang bersembunyi dirumah saudaranya di kampung Sassayya

Atas kejadian tersebut, tersangka harus berurusan dengan hukum. Hingga kini, pelaku telah diamankan di Mapolres Bantaeng setelah sempat kabur. Angkot pelaku juga telah disita Kepolisian guna menghindari terjadinya amukan massa akibat kejadian itu. (Agun)