Bupati Bantaeng Hadir Dalam Pemusnahan Barang Bukti di Kantor Kejaksaan.

Rabu, 1 Juli 2020 | 1:09 WITA

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Bantaeng, MELEKNEWS – Bupati Bantaeng, Ilham Azikin ) menghadiri upacara pemusnahan sejumlah barang bukti tindak kejahatan yang dilaksanakan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantaeng, jalan Andi Mannappiang, kelurahan Lembang, kecamatan Bantaeng, Sulawesi Selatan pada Selasa, (30/06/2020).

Sebanyak 40 barang bukti dari 42 kasus pidana yang telah dinyatakan ingkra dan mempunyai keputusan tetap daribpengadilan tetap yang dimusnahkan

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantaeng, Dedyng Attabay mengatakan, pemusnahan barang bukti yang didominasi senjata tajam ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Bhakti Adhyaksa tahun 2020.

“Kegiatan ini merupakan salah satu cerminan terkait kejahatan yang terjadi di Bantaeng mulai dari bulan September 2019 sampai tahun ini” ucapnya

Menurutnya, tindak kejahatan yang terjadi di masyarakat maaih di dominaai oleh penyalah gunaan Narkoba yang disusul kekerasan berupa penganiayaan, pembunuhan ataupun kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Masalah narkotika ini masih terus menjadi perhatian aparat penegak hukum di Bantaeng termasuk kejaksaan” tututnya

Dirinya menjelaskan kalau dalam kasus Narkoba jenis Sabu-sabu ini ada sekitar 11,8 gram yang dimusnahkan

“Kami berharap kedepan sinergitas penegakan hukum dengan teman-teman dari unsur kepolisian semakin berjalan dengan baik guna menciptakan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menyampaikan kalau kegiatan yang baru saja dilangsungkan ini erat kaitannya dengan komitmen dan sinergitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bantaeng.

Dia berharap, kegiatan ini bukan hanya menjadi pencerminan dari sinergitas dan komitmen, melainkan untuk hadir di tengah masyarakat dalam menciptakan kepastian hukum serta keamanan dan kenyamanan dalam beraktivitas di Bantaeng.

“Patut disyukur, bahwa Bantaeng ini masuk kategori aman, sehingga masyarakat dapat beraktivitas, tentu ini tercapai berkat sinergitas seluruh stakeholder,” tandasnya. (Agun)