BANTAENG, MELEKNEWS.ID — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantaeng menggelar program pendidikan demokrasi dengan menyasar kalangan pelajar. SMKN 1 Bantaeng menjadi titik awal sosialisasi, Selasa (23/9/2025).
Program ini bertujuan menanamkan nilai demokrasi sejak dini, khususnya bagi generasi muda yang kelak menjadi pemilih pemula.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H) Bawaslu Bantaeng, Nurwahni, hadir langsung memberikan materi. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi, bahaya politik uang, serta penolakan terhadap praktik curang yang bisa merusak pemilu.
“Pelajar hari ini adalah pemilih di masa depan. Karena itu, penting bagi mereka memahami nilai-nilai demokrasi, menolak praktik curang, serta ikut mengawasi jalannya pemilu agar tetap bersih dan berintegritas,” ujar Nurwahni.
Menurutnya, pendidikan demokrasi di sekolah menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran politik generasi muda.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menghadirkan ruang diskusi. Para siswa diberi kesempatan menyampaikan pandangan sekaligus memperdalam pengetahuan tentang demokrasi.
Bawaslu berharap program ini bisa melahirkan generasi yang melek demokrasi, kritis, serta berani menyuarakan kebenaran.
“Target kita, lahir generasi yang paham hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta berani menolak praktik kotor dalam pemilu,” tambah Nurwahni.
Dengan sosialisasi ini, Bawaslu Bantaeng menegaskan komitmennya menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat melalui partisipasi aktif kaum muda.







