BANTAENG, MELEKNEWS.ID — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin dan Nurkanita M Kahfi, semakin aktif menggalang dukungan di berbagai tempat. Kampanye terbaru pasangan yang dikenal dengan akronim IAKAN ini digelar di Kampung Panramputan, Kecamatan Pa’jukukang, pada Sabtu, 28 September 2024.
Ratusan warga memadati lokasi kampanye sejak siang hari, dengan penuh antusias menunggu kedatangan Ilham Azikin dan Nurkanita M Kahfi.
Dalam kesempatan tersebut, Ilham Azikin memaparkan sejumlah program unggulan yang akan dijalankan jika kembali terpilih untuk periode kedua. Ia menegaskan bahwa program-program tersebut dibuat untuk kepentingan semua kalangan, bukan hanya sekelompok orang tertentu.
“Tidak perlu kumpul KTP. Kami tidak datang untuk menakut-nakuti. Kami hadir untuk menjalankan amanah demi kepentingan bersama. Semua program ini ditujukan bagi seluruh warga Bantaeng,” ujar Ilham.
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir untuk semua lapisan masyarakat tanpa diskriminasi. Ia berharap masyarakat tidak merasa takut atau terintimidasi dalam menentukan pilihan mereka.
“Jika memang ada warga yang berhak mendapat bantuan pupuk, maka pupuk itu akan diberikan, tanpa melihat siapa yang mereka dukung,” tambahnya.
Ilham juga mengajak masyarakat untuk memahami batas-batas kewenangan kepala daerah, dan mengingatkan bahwa tidak boleh ada pihak yang menjanjikan hal-hal di luar kewenangannya. Ia memastikan bahwa manfaat program-program unggulan akan dirasakan oleh semua warga.
“Pemerintah harus setia kepada masyarakat. Masyarakat tidak perlu merasa takut. Pemerintah bertanggung jawab atas kesejahteraan rakyatnya,” tegasnya.
Dalam kampanye tersebut, Ilham memperkenalkan beberapa program unggulan jika kembali memimpin Bantaeng, salah satunya adalah asuransi pertanian dan peternakan.
“Manfaatnya sudah kita rasakan. Di Kampung Panramputan ini, banyak peternak yang telah merasakan manfaat dari klaim asuransi peternakan,” ungkap Ilham.
Salah satu warga setempat, Sabo, mengaku bahwa perhatian Ilham terhadap para peternak sangat besar. Ia menyebutkan bahwa klaim asuransi peternakan tahun lalu mencapai Rp1,5 miliar, dan tahun ini hampir Rp2 miliar, termasuk klaim di Panramputan yang sudah mencapai Rp100 juta.
“Cari bupati yang peduli dengan peternaknya seperti ini, hanya di Bantaeng kita dapatkan,” ujar Sabo.
Sabo juga menambahkan bahwa dalam beberapa kesempatan ia sering menghubungi Ilham ketika ada peternak yang menghadapi masalah. Menurutnya, Ilham selalu bereaksi keras ketika mendengar ada peternak yang mengalami kesulitan dalam mencairkan klaim asuransi.
“Pak Ilham selalu marah jika ada peternak di Bantaeng yang kesulitan. Saya tahu persis itu. Saya merasa berdosa jika tidak menyampaikan kebaikan beliau kepada orang banyak,” kata Sabo.


