Daerah  

Isu Penculikan Anak Marak, Kadis Dikbud Bantaeng Minta Kepala Sekolah Aktifkan CCTV



BANTAENG, MELEKNEWS — Maraknya isu penculikan anak yang berseliweran di media sosial disikapi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Bantaeng, Muhammad Haris.

Kadis tidak menginginkan terjadinya penculikan anak di sekolah, sehingga dia menerbitkan Surat Edaran Nomor : 100/4.3.2/01/2023, tertanggal 16 Januari 2023.

Surat edaran Kadis Dikbud Bantaeng, merupakan tindak lanjut Surat Edaran Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Nomor : 420/0349/Disdik tertanggal 13 Januari 2023 tentang pengawasan lingkungan sekolah terhadap tindakan kriminalitas pada seluruh jenjang satuan pendidikan di Sulawesi Selatan.

Ada tujuh poin imbauan Kadis Dikbud Bantaeng yang ditujukan kepada seluruh kepala sekolah dibawah naungan Dikbud setempat, yakni, TK, SD dan SMP.

Langkah tersebut bersifat pencegahan sebelum terjadinya kasus penculikan. Seperti kasus yang viral belum lama ini, seorang bocah laki-laki di Makassar diculik lalu dibunuh oleh pelaku.

Dalam surat edaran tersebut, Haris meminta agar semua kepala sekolah memperketat pengawasan di lingkungan sekolah masing-masing.

Selain itu, kepala sekolah dan orang tua siswa diminta bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Jika ada orang yang mencurigakan berkeliaran di lingkungan sekolah, kepala sekolah dan guru diminta segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.

Secara khusus, Kadis meminta kepala sekolah agar menugaskan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan untuk membentuk tim reaksi cepat yang bertugas menindak lanjuti laporan jika ada siswa yang tidak diketahui keberadaannya.

Untuk memperkuat pengawasan secara manual tersebut, Kadis meminta agar kepala sekolah mengaktifkan CCTV di lingkungan sekolah masing-masing.