Dukungan Gubernur Sulsel Antar Dua Siswi SMAN 1 Bantaeng Raih Emas di Ajang Internasional di Bangkok



Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Ersama Siswa SMAN 1 Bantaeng yang mewakili indo esia dalam ajang internasional World Youth STEM Invention & Innovation 2026 di Bangkok, Thailand

BANGKOK, THAILAND, MN — Prestasi gemilang kembali ditorehkan dunia pendidikan Sulawesi Selatan. Dua siswi SMAN 1 Bantaeng, Zakiyah Mardani Ratu dan Maraya Rachma Sharlis, sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional World Youth STEM Invention & Innovation 2026 di Bangkok, Thailand.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah dan daerah, tetapi juga menjadi bukti nyata efektivitas perhatian dan dukungan strategis Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam mendorong prestasi generasi muda di level globa

Dalam kompetisi bergengsi yang diikuti pelajar dan inovator dari berbagai negara, kedua siswi tersebut meraih tiga penghargaan sekaligus: Medali Emas (Gold Medal) dan Special Award for Social Impact & Humanity dari The Philippine Youth Scientist Organization for Outstanding Innovation.

Ajang internasional ini berlangsung selama sepekan, dari 29 Januari hingga 3 Februari 2026, dan menjadi arena kompetisi ide-ide inovatif di bidang sains, teknologi, kesehatan, dan lingkungan.

Zakiyah dan Maraya mempresentasikan karya inovasi berjudul “Veston TB: The Potential of Soursop Leaves (Annona Muricata L) as Nonmicroplastic Tea Bags in Preventing the Risk of Cancer.” Sebuah gagasan visioner yang menggabungkan isu kesehatan, keberlanjutan lingkungan, dan dampak sosial.

Inovasi tersebut mengusulkan pemanfaatan daun sirsak sebagai bahan kantong teh nonmikroplastik yang ramah lingkungan sekaligus berpotensi membantu menekan risiko kanker, sebuah solusi yang dinilai relevan, aplikatif, dan berdampak luas.

Dewan juri internasional menilai karya ini unggul karena tidak hanya inovatif secara ilmiah, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan kebermanfaatan sosial, sehingga layak menerima penghargaan tertinggi.

Penghargaan resmi diserahkan oleh perwakilan Kedutaan Besar Malaysia dan President of the Philippine Youth Scientist Organization, Dr. Mutakhir Saeed Bhatti, dalam seremoni yang dihadiri delegasi berbagai negara.

Keberhasilan ini berdiri di atas fondasi pembinaan yang kuat di SMAN 1 Bantaeng, di bawah bimbingan Ibu Herlina Wellang, S.Pd., M.Pd., serta kepemimpinan Kepala Sekolah Dr. Wahid Hidayat, S.Pd., M.Pd., yang konsisten mendorong budaya riset dan inovasi.

Namun, faktor kunci yang memperkuat langkah para siswa adalah dukungan penuh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang memberikan perhatian, fasilitasi, dan support nyata sehingga para pelajar dapat tampil di panggung internasional dengan percaya diri.

Kepala SMAN 1 Bantaeng menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Sulsel atas komitmennya dalam membuka akses, memperluas peluang, dan menumbuhkan semangat juang generasi muda Sulawesi Selatan di kancah dunia.

“Tak lupa juga kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Andi Iqbal Najamuddin, SE yang selama ini terus membimbing, memfasilitasi dan memberikan motifasi kepada kami, sehingga siswa kami ini berhasil mendulang Tiga emas dalam ajang ini” ucap Wahid saat di konfirmasi lewat
via WhatsApp

Menurut Wahid, Dukungan Gubernur dan Kadis pendidikan Pemprov Sulsel tidak hanya menjadi bantuan teknis, tetapi juga menjadi suntikan motivasi besar bagi para siswa untuk membawa nama baik Sulawesi Selatan dan Indonesia dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab.

Prestasi Zakiyah dan Maraya menjadi bukti konkret bahwa dengan kepemimpinan visioner, kebijakan yang berpihak pada pendidikan, dan keberpihakan pada talenta muda, Sulawesi Selatan mampu melahirkan inovator kelas dunia dan memperkuat reputasi daerah di mata internasional.