BANTAENG, MELEKNEWS.ID – Dukungan terhadap perjuangan buruh eks-Huadi di Kabupaten Bantaeng terus menguat. Sejumlah anggota DPRD dari lintas fraksi turun langsung menemui massa aksi yang menggelar demonstrasi di depan Kantor Bupati Bantaeng, Rabu (3/9/2025).
Kehadiran para legislator ini menjadi sinyal bahwa persoalan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Industri Pertambangan dan Energi Kawasan Industri Bantaeng (SBIPE KIBA) mendapat perhatian serius.
Mereka keluar dari gedung DPRD lalu bergabung menemui ratusan buruh yang sejak pagi berorasi menuntut kejelasan hak-hak mereka.
Anggota dewan yang hadir datang dari berbagai partai, mulai PAN, PKS, Demokrat, PPP, NasDem, hingga Gerindra. Kesepakatan lintas fraksi ini dinilai sebagai bentuk komitmen politik untuk mendampingi perjuangan buruh.
Perwakilan Fraksi NasDem, Andi Tenri, menegaskan DPRD tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan ini. Ia menyebut pihaknya siap menjadi mitra perjuangan buruh hingga tuntutan mereka mendapat kepastian hukum maupun kebijakan.
“Kami akan bekerja maksimal agar aspirasi buruh bisa terjawab melalui langkah nyata, bukan sekadar janji,” ujarnya
Komitmen ini lahir setelah buruh menilai perusahaan tidak menepati perjanjian sebelumnya. Kesepakatan yang pernah dibuat antara pihak perusahaan dengan pekerja disebut hanya berhenti di atas kertas.
Buruh menuding hak normatif mereka diabaikan. Termasuk janji pembayaran hak-hak yang hingga kini tak kunjung direalisasikan.
Kondisi itu membuat buruh kembali turun ke jalan untuk menuntut tanggung jawab perusahaan serta campur tangan pemerintah daerah.
DPRD berjanji akan memainkan peran sebagai mediator. Aspirasi buruh akan langsung disampaikan kepada pihak perusahaan maupun pemerintah untuk dicarikan solusi konkret.
Langkah itu diharapkan menjadi jalan keluar agar hak-hak buruh bisa segera dipenuhi tanpa harus menunggu lebih lama lagi.
Selain itu, DPRD juga meminta pihak perusahaan bersikap kooperatif. Mereka menegaskan, penyelesaian persoalan buruh tidak boleh diulur-ulur karena menyangkut kesejahteraan masyarakat.
Aksi solidaritas lintas fraksi ini menegaskan bahwa perjuangan buruh eks-Huadi tidak berjalan sendiri. Ada jaminan dukungan politik di belakang mereka yang akan terus mengawal hingga tuntas.




