JAKARTA, MELEKNEWS.ID — Pj. Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, didampingi Pj. Ketua TP. PKK Bantaeng, Andi Raodhayanti, dan Tim Penyusunan Laporan Kinerja Bupati, menghadiri evaluasi kinerja Triwulan III di Kantor Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri pada Jum’at (12/7/2024).
Pj. Bupati Bantaeng memaparkan kinerja yang telah dilaksanakan selama 9 (sambilan) bulan terakhir khususnya mengenai penanganan inflasi, kemiskinan esktrem, penyerapan anggaran, penanganan pengangguran dan stunting.
Pj. Bupati dalam pemaparannya menyebutkan kalau penurunan stunting di Bantaeng sesuai hasil SKI tahun 2023 mencapai 15%
PJ Bupati optimis pada tahun 2024 dapat diturunkan hingga menjadi 14% dengan memanfaatkan kerjasama retail modern untuk penyiapan makanan tambahan serta melibatkan Tim Penggerak PKK dalam melakukan intervensi stunting bagi kelompok anak balita dan baduta.
Inflasi dapat dikendalikan dengan melakukan Gerakan Pasar Murah (GPM) dan pengecekan harga sembako setiap Minggu melibatkan unsur Forkopimda.
Sementara untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan dengan melakukan penyiapan lapangan kerja di kawasan industri Bantaeng (KIBA) dengan melibatkan Akademi Komunitas serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng.
Untuk peningkatan PAD, pemerintah Kabupaten mengenjot target pemasukan PAD dengan melakukan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri, Kantor Pajak Madya, dan UPT Samsat.
Sementara itu Tim evaluator yang dipimpin oleh sekretaris utama Irjen Kemendagri, sangat mengapresiasi kemajuan kinerja Pj. Bupati Bantaeng
Dia menitipkan optimalisasi perluasan areal penanaman padi dan pengendalian harga pupuk bersubsidi.
Evaluator berharap dalam tiga bulan ke depan progress kinerja PJ bupati semakin baik dalam mengendalikan program pemerintah pusat yang diamanahkan ke kabupaten Bantaeng.9







