Daerah  

Rekomendasi Bentuk Tim Verifikasi Rekrutmen CTK, Direktur HBIP: Kita Ingin Pendataan Bagus



BANTAENG, MELEKNEWS.ID — Rapat dengar pendapat (RDP) terkait rekrutmen calon tenaga kerja di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) kembali digelar di DPRD Bantaeng pada Rabu (27/9/2023).

Direktur Huadi Bantaeng Industry Park (HBIP), Lily Dewi Candinegara memaparkan beberapa hal penting untuk disepakati bersama dalam rapat itu, termasuk rekomendasi DPRD terkait pembentukan tim dalam rangka mengantisipasi potensi masalah pada rekrutmen calon tenaga kerja (CTK).

Ia juga menegaskan kepada seluruh pihak yang hadir dalam rapat itu, HBIP telah berkomitmen dengan pimpinan tenant-tenant dalam KIBA. Komitmen itu berkaitan dengan proses rekrutmen yang bersih.

Lily menyebut, jika ada oknum dalam perusahaan yang melakukan rekrutmen tanpa melalui prosedur, ia memastikan akan ada implikasi dari perbuatan itu.

“Kalau memang ada yang dibilang merekrut tanpa melalui prosedur, berikan kepada kami identitasnya. Silakan sampaikan. Saya yang akan tuntut HRD jika ada yang macam-macam perekrutan,” jelasnya.

Selain itu, dia meminta agar pendataan rekrutmen CTK bisa berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, dia berharap agar tim verifikasi yang akan dibentuk bisa bertugas dengan maksimal.

“Persoalan ini, kita butuh validasi. Kita ingin lakuan pendataan yang bagus. HBIP kawal agar prosesnya ini berjalan baik,” katanya.

Diketahui tim verifikasi ini terdiri dari Komisi B DPRD Bantaeng, Disdukcapil, Disnaker, bagian hukum, perwakilan 3 desa terdampak, dan LSM.

Enam unsur dalam tim tersebut dianggap penting untuk terlibat dalam proses verifikasi dan validasi itu lantaran dinilai memiliki kompetensi masing-masing.

“Ini yang kita harapkan, kita bekerja sama untuk memperbaiki proses ini,” jelasnya.

Senada dengan itu, Asriudy Asman selaku anggota DPRD Bantaeng dalam RDP itu, meyakini solusi yang ditawarkan HBIP ini bisa berjalan maksimal.

“Kita sepakat untuk mencari solusi, mudah-mudahan solusi yang kita sepakati bisa berjalan maksimal. Tiga kawasan terdampak menjadi perhatian kita agar tidak ada lagi kegelisahan,” jelasnya. []