Daerah  

Tongkat Estafet Forum anak Butta Toa akan Diserahkan, Bagaimana Penerusnya Berlari di Dekade Baru?



Meski demikian, rencana tersebut masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Arjuna menyebut kemungkinan masih 50:50.

“Terkait hal tersebut, saya belum bisa katakan benar atau tidak. Masih 50:50. Nantikan saja, bagaimana kami melaksanakan reshuffle FABT,” sebut pria yang saat ini menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Bantaeng.

Seperti yang diketahui bahwa dalam beberapa waktu belakangan isu anak di Kabupaten Bantaeng sedang marak terjadi.

Terbaru pada November lalu, kekerasan anak kembali terjadi di Bantaeng hingga membuat banyak pemberitaan ramai membicarakannya.

Forum Anak Butta Toa selaku wadah pemenuhan hak-hak anak dituntut untuk bekerja lebih giat dalam rangka mencegah hal-hal serupa terjadi ke depannya.

Dalam satu sesi wawancara, Fasilitator FABT Ahmad Fathanah As’ad menyinggung soal tantangan yang akan dihadapi organisasinya ke depan.

Menurutnya dibutuhkan anak-anak yang berjiwa sosial dalam rangka membantu terselenggaranya pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Bantaeng.

“Tantangan terbesarnya adalah masalah sumber daya manusia, karena mungkin beda generasi beda pola pikir, beda kultur, beda pemahaman,” sebut Fathanah pada 2 Januari 2023.

“Sehingga ke depannya mungkin akan jauh lebih sulit mencari anak-anak yang punya potensi di dunia sosial untuk berjuang menyelenggarakan hak-hak anak di Bantaeng,” sambung mahasiswa Universitas Indonesia itu.

Oleh karena itu menarik untuk disaksikan perubahan yang akan dihadirkan Forum Anak Butta Toa dalam dekade baru ini, yang mana akan diawali dengan penyerahan tongkat estafet atau pergantian jabatan dalam waktu dekat ini.