NA Tersangka KPK, Ada Warga Bantaeng “Lumpuh”, Ada Yang Munafik

Senin, 1 Maret 2021 | 9:27 WITA
Penulis :

BANTAENG, MELEKNEWS — Bagai disambar petir disiang bolong. Begitu kira-kira guncangan hati dan perasaan sebagian besar masyarakat Bantaeng, baik yang membaca, mendengar maupun melihat langsung Nurdin Abdullah ditetapkan tersangka oleh KPK melalui media online, tayangan televisi, radio, dan sarana komunikasi massa lainnya, Ahad (28/2/2021) dinihari.

Sampai saat ini, masih banyak yang belum percaya kalau NA meringkuk di salah satu Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Mereka bukan tidak menerima operasi penangkapan tim KPK, tapi mereka sama sekali tidak pernah membayangkan kalau NA berada di penjara.

Selain ada yang hilang selera makan dan tidak bisa tidur, ada pula yang masih belum percaya tragedi penangkapan yang melanda Gubernur Sulsel Sabtu (27/2/2021) pukul 02.00 wita di rumah dinas Gubernur Sulsel. Dimana saat penjemputan oleh penyidik KPK, NA sedang beristirahat di kamarnya bersama keluarga.

Bakhtiar Kaeng Talli, warga Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pa’jukukang, Senin (1/3/2021), mengaku, masih sulit mempercayai apa yang didengar dan dilihatnya terkait penahanan NA. “Sampai detik ini, seakan masih belum percaya kenyataan ini”, ucapnya lirih.

Bukan itu saja. Bakhtiar mengaku, semua persendiannya tidak bisa digerakkan. “Semua persendianku seakan lumpuh dan tak mampu bergerak”, akunya.

Dari musibah yang melanda NA, terkuak pula orang-orang yang bermuka dua. Ketika NA masih berkuasa dan belum tertimpa masalah, orang-orang tersebut merapat dan mengelu-elukan NA. Tapi ketika terjerat kasus, mereka menjauh dan mencibir, bahkan menghujat NA.

Kemunculan orang bermuka dua digambarkan Andi Risky melalui akun facebooknya. Dia menyindir tentang orang yang tulus kepada NA dan orang yang munafik. “Akhirnya Keliatanmi Mana Yang Senang Dan Mana Tidak Senang, Mana Yang Tulus Dan Mana Yang Munafik”, tulis Andi Risky.