Kapolres Bantaeng Ungkap Kronologi Remaja Tewas Bersimbah Darah



Di jalan lingkar ini, AK meminta AA menghentikan sepeda motornya karena ingin buang air kecil. Di balik pohon di tempat AK buang air kecil, dia menemukan sebilah parang berhulu tanpa sarung dan mengambilnya. Sedangkan tersangka AA menuju warung membeli rokok.

Selanjutnya, kata Kapolres, AK mengarahkan untuk kembali ke kampung Mappilawing. Saat itu muncul lagi sepeda motor F1ZR masih berboncengan dengan orang yang sama. Tersangka lalu mengejar sampai di perempatan Kampung Allu – Kampung Bissampole.

Ternyata di belokan tersebut banyak temannya pengendara motor F1ZR. Kedua tersangka dilempari batu dan balik mengejar tersangka. Jumlah sepeda motor yang mengejar tersangka sebanyak lima unit, termasuk sepeda motor F1ZR.

Tersangka AK dan AA dihadirkan saat konferensi pers, Senin (8/2/2021).
Tersangka AK dan AA dihadirkan saat konferensi pers, Senin (8/2/2021).

Diuraikan Kapolres, setelah aksi kejar-kejaran, tersangka yang awalnya dikejar lima motor, tersisa satu motor yang mengejar hingga ke pertigaan Kalimbaung. Saat kejar-kejaran ini, pengendara F1ZR meneriaki tersangka dengan kata-kata kotor dan menyuruhnya berhenti.