Kapolres Bantaeng Ungkap Kronologi Remaja Tewas Bersimbah Darah

Senin, 8 Februari 2021 | 16:01 WITA
Penulis :
Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar didampingi Wakapolres Kompol Muh Ali dan Kasat Reskrim AKP Abd. Haris Nicolaus, menyampaikan keterangan pers terkait remaja tewas bersimbah darah, Senin (8/2/2021).
Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar didampingi Wakapolres Kompol Muh Ali dan Kasat Reskrim AKP Abd. Haris Nicolaus, menyampaikan keterangan pers terkait remaja tewas bersimbah darah, Senin (8/2/2021).

BANTAENG, MELEKNEWS — Kesimpangsiuran informasi tentang penyebab tewasnya Tasbir bin Syahrir alias Saso, 19 tahun, warga Lembang-lembang, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Rabu (27/2/2021) lalu, akhirnya terungkap.

Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar, dalam siaran persnya, Senin (8/2/2021), mengungkapkan kronologi kasus tersebut.

Pada Rabu, 27 Januari 2021, antara jam 20.00 – 21.30 WITA, dua tersangka, yaitu AK dan AA sedang nongkrong bersama teman-temannya di tepi jalan depan rumahnya di Kampung Mappilawing, Jalan Sungai Calendu, Kelurahan Mallilingi, Kecamatan Bantaeng.

Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha F1ZR, Tasbir membonceng temannya bernama Ferdi alias Baba bin Rappung yang masih berusia 14 tahun, melintas dan memancing pelaku dengan cara menggas-gas sepeda motornya.

Tak terima tindakan Tasbir, AK terpancing dan mengajak AA mengejar Tasbir. AA lalu mengambil sepeda motor Yamaha Fino miliknya dan membonceng AK kemudian mengejar Tasbir. Tapi kedua tersangka kehilangan jejak buruannya di jalan lingkar Kampung Jagung, Kelurahan Mallilingi.