Daerah  

Produk Berbasis Rumput Laut Menanti Pasar



Dikemukakan Kadis, makanan yang diproduksi itu terkesan hanya sebatas konsumsi orang-orang tertentu yang datang di sentra industri. Itupun, kata dia, mereka datang bukan sebagai konsumen, tapi lebih kepada penasaran ingin tahu seperti apa rasanya makanan ringan yang diproduksi.Bakso Rumput Laut

Rita tidak menampik bahwa produk kerjasamanya itu nyaris tak terdengar. “Sebenarnya puluhan jenis makanan sudah lama diproduksi tapi masih terbatas. Ada juga beberapa jenis makanan yang baru. Hanya saja gaungnya belum terdengar luas”, paparnya.

Mie Rumput Laut AURA
Mie Rumput Laut AURA

Ada dua contoh produk terkini yang berusaha dipatenkan. Yaitu, mie rumput laut “AURA” dan bakso rumput laut. “Kami berusaha agar makanan ini mendapat lisensi sehingga menjadi hak paten wirausahawan UKM Bantaeng.

Sebenarnya, kata Kadis, pihaknya sudah mengagendakan promosi besar-besaran dalam bentuk bazar dan semacamnya. Tapi, kata dia, rencana tersebut urung dilakukan akibat pandemi Covid-19. Dimana, ada kebijakan pemerintah melarang atau membatasi jumlah orang berkumpul.

Diungkapkan Kadis, jumlah UKM binaan DKP yang memproduksi aneka makanan sebanyak 12. Berikut daftarnya:

1. UKM Fitrah, jenis produk: Rulika, Narutop, Kaktus.
2. UKM Melati, jenis produk: Amplang dan Dodol.
3. UKM Teratai, jenis produk: Cheestick.
4. UKM Aroma Laut, jenis produk: Stick Arla.
5. UKM Mutiara, jenis produk: Krupuk Mutiara.
6. UKM Wanita Pesisir, jenis produk: Krupuk Udang.
7. UKM Sinar Laut, jenis produk: Sarang Rumput.
8. UKM Balla Lompoa, jenis produk: Teri Crispi.
9. UKM Anugera, jenis produk, Abon Ikan.
10. UKM Pantai Selatan, jenis produk, Niesta/Nuget.
11. UKM Raja Ikan Asap, jenis produk, Ikan Asap.
12. UKM Sekar Sari, jenis produk, Bakso Ikan.